
Kelalaian Pengendara Dominasi Kecelakaan di Kudus

"Sejauh ini, penyebab terjadinya kecelakaan memang didominasi karena kelalaian pengendara motor. Faktor lainnya karena cuaca serta kondisi jalan raya," kata Kasat Lantas Polres Kudus AKP Aron Sebastian di Kudus, Jumat.
Menurut dia, untuk menekan angka kecelakaan, salah satunya harus menyadarkan pengendara untuk tertib berlalu lintas dan hati-hati selama di jalan raya.
Dalam rangka menekan angka kecelakaan di Kudus, kata dia, Satlantas Polres Kudus tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat, khususnya pemilik kendaraan roda dua untuk berhati-hati dan menaati tata tertib berlalu lintas karena mendominasi kasus kecelakaan.
"Berbagai spanduk dan pamflet juga dipasang di berbagai lokasi yang berisi imbauan untuk tertib berlalu lintas dan menjadi pelopor keselamatan di jalan raya," katanya.
Rencananya, Satlantas Polres Kudus juga akan menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas di beberapa perusahaan di Kudus.
Pasalnya, kata dia, karyawan berbagai perusahaan di Kudus banyak yang menggunakan kendaraan roda dua, sehingga perlu ada upaya untuk mengingatkan mereka agar selalu tertib di jalan raya.
Selain itu, kata dia, kegiatan serupa juga menyasar ke pelajar.
"Jika tingkat kepatuhan pengendara semakin meningkat, tentunya angka kecelakaan yang terjadi di jalan raya bisa ditekan," ujarnya.
Materi sosialisasi yang diberikan kepada para karyawan perusahaan, kata dia, terkait dengan peraturan lalu lintas sehingga masyarakat tidak ada alasan tidak mengetahui soal aturan lalu lintas.
Dalam melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas, kata dia, dilengkapi dengan visualisasi untuk memudahkan masyarakat memahami materi tersebut, khususnya terkait kebiasaan masyarakat keluar dari gang langsung belok tanpa mau berhenti terlebih dahulu untuk memastikan ada tidaknya kendaraan.
"Kebiasaan tersebut, tentu membahayakan pengendara yang lain dan masih banyak kebiasaan di masyarakat yang perlu diubah untuk menekan angka kecelakaan," ujarnya.
Selama 2015, tercatat angka kasus kecelakaan di Kabupaten Kudus mencapai 633 kasus dengan korban meninggal empat orang dan luka berat dua orang dan luka ringan 807 orang.
Jumlah kasus kecelakaan tersebut, jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2014 yang tercatat hanya 489 kasus dengan korban meninggal enam orang dan luka ringan 663 orang.
Adapun kendaraan yang paling dominan terlibat kecelakaan merupakan sepeda motor berjumlah 889 kendaraan, disusul 122 mobil beban, 60 mobil penumpang, 16 bus, 86 becak serta 42 sepeda kayuh.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
