Logo Header Antaranews Jateng

Realisasi PAD Perikanan Pekalongan Capai Rp5,6 Miliar

Senin, 4 Januari 2016 15:20 WIB
Image Print
Seorang nelayan memilih ikan laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Nusantara, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/15). Menurut nelayan setempat harga ikan laut di Kota Pekalongan mengalami kenaikan seperti ikan layang yang semula

Kepala TPI Kota Pekalongan, Kasim Sumadi di Pekalongan, Senin, mengatakan aktivitas lelang ikan pada 2015 masih cukup ramai meski pada pertengahan tahun ini sempat terpuruk karena pengaruh gelombang laut.

"Oleh karena, kami optimistis target PAD pada 2016 dari sektor lelang ikan sebesar Rp4,9 miliar akan tetap terlampaui," katanya.

Ia mengatakan saat ini aktivitas lelang ikan masih tetap ramai, bahkan pada 1 Januari 2016 mampu mencapai 1,7 ton atau senilai Rp9,98 miliar.

"Adapun pada hari ini (Senin, red) ada enam kapal jenis 'purse saine', cakalan, dan kapal nelayan 'arek-arek' siap untuk dibongkar. Kami memperkirakan hasil lelang ikan pada hari ini mencapai Rp1 miliar," katanya.

Menurut dia, meski saat ini memasuki musim hujan tetapi kondisi perairan Laut Jawa tidak ada gelombang besar sehingga para nelayan memilih beraktivitas melaut.

Sebagian besar, kata dia, kapal nelayan kecil diperkirakan akan membongkar hasil tangkapan ikan pada Rabu (6/1) setelah tiga hari sebelumnya berada di laut.

"Demikian pula kapal nelayan berbobot di atas 30 'gross tonnage' (GT) juga akan membongkar hasil tangkapan ikan setelah 1,5 bulan berlayar," katanya.

Ia menambahkan meski hasil tangkapan ikan relatif cukup melimpah tetapi harga ikan masih tetap relatif stabil.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026