Logo Header Antaranews Jateng

Status Gunung Slamet Kembali Normal

Selasa, 8 September 2015 20:56 WIB
Image Print
Gunung Slamet (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

"Terhitung sejak 8 September 2015, pukul 17.00 WIB, status Gunung Slamet diturunkan dari Level II (Waspada) menjadi Level I (Normal)," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Slamet PVMBG Sudrajat melalui saluran telepon yang diterima Antara di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa petang.

Menurut dia, penurunan status tersebut dilakukan setelah PVMBG melakukan evaluasi terhadap aktivitas Gunung Slamet berdasarkan hasil pengamatan PPGA Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Dalam hal ini, kata dia, aktivitas Gunung Slamet cenderung menurun hingga akhirnya kembali normal.

"Berdasarkan pengamatan kami, aktivitas Gunung Slamet cenderung turun, cenderung stabil, dan berbagai data menunjukkan kestabilannya. Ya cukup lama menunggu hingga kembali normal, sekitar 1,5 tahun sejak aktivitasnya ditingkatkan dari 'Normal' menjadi 'Waspada' hingga akhirnya kembali ke 'Normal'," katanya.

Dengan status "Normal" tersebut, kata dia, jalur pendakian Gunung Slamet dapat dibuka kembali.

"Kita berdoa semoga Gunung Slamet bobok terus," katanya.

Gunung Slamet yang meliputi Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes, kembali mengalami peningkatan aktivitas setelah lima tahun "tertidur" sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meningkatkan status gunung tertinggi di Jateng itu menjadi "Waspada" pada 10 Maret 2014, pukul 21.00 WIB.

Oleh karena aktivitasnya cenderung meningkat, PVMBG pada 30 April 2014, pukul 10.00 WIB, menaikkan status Gunung Slamet menjadi "Siaga".

Setelah 12 hari berstatus "Siaga" dan aktivitasnya cenderung turun, PVMBG pada 12 Mei 2014, pukul 16.00 WIB, menurunkan status Gunung Slamet menjadi "Waspada".

Akan tetapi sejak 12 Agustus 2014, pukul 10.00 WIB, status Gunung Slamet kembali dinaikkan menjadi "Siaga" karena aktivitasnya cenderung meningkat dan sempat beberapa kali terjadi erupsi.

Setelah menunjukkan penurunan aktivitas cukup lama, PVMBG pada 5 Januari 2015, pukul 16.00 WIB, menurunkan status Gunung Slamet dari "Siaga" menjadi "Waspada".



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026