Logo Header Antaranews Jateng

Pemerintah Desa Harus Segera Cairkan Bantuan Desa

Selasa, 4 Agustus 2015 21:27 WIB
Image Print

"Harapan kami dana desa segera dicairkan, setidaknya bulan Agustus 2015 sudah tuntas," kata Bupati Kudus Musthofa ketika berkomunikasi dengan beberapa kepala desa serta camat pada saat penyerahan sepeda motor kepada kepala desa perempuan di Pendopo Kudus, Selasa.

Kecamatan, kata dia, perlu segera membantu pemerintah desa agar hal itu bisa diselesaikan.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Bencana (BPMPKB) Kabupaten Kudus Sumiyatun mengakui, hingga kini desa yang sudah mencairkan dana desa memang belum banyak.

Camat Jati Harso Widodo mengakui, di wilayahnya memang belum ada desa yang mencairkan dana desa.

Terkait dengan penyusunan APBDes, kata dia, mayoritas sudah menyusun, sedangkan dua desa saat ini masih tahap evaluasi.

Asisten Tata Pradja Kabupaten Kudus Agus Budi Satriyo juga mendesak kepada pemerintah desa yang dimungkinkan belum menyusun APBDes untuk secepatnya menyelesaikan.

"Harapan kami, APBDes merupakan sebuah kewajiban dari masing-masing desa karena menyangkut kepentingan pelaksanaan program di desa," ujarnya.

Padahal, kata dia, syarat utama melaksanakan program pembangunan di desa harus sudah mengesahkan APBDes sekaligus syarat pencairan alokasi dana desa (ADD).

Untuk menghindari permasalahan dalam pelaksanaan program, kata dia, proses verifikasi anggaran memang perlu kecermatan agar tidak terjadi dobel anggaran.

Agar penyusunan APBDes di 123 desa di Kudus cepat selesai, kata dia, masing-masing kecamatan memang diminta proaktif membantu pemerintah desa dalam penyusunannya.

Berdasarkan data awal Juli 2015, dari 123 desa di Kabupaten Kudus yang sudah mengesahkan APBDes dan mengirimkannya ke Pemdes Kudus untuk dilakukan verifikasi baru 42,28 persen.

Dari puluhan desa tersebut, tercatat ada satu kecamatan yang mencatatkan seluruh desa yang ada telah mengesahkan APBDes.

Kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Kaliwungu dengan jumlah desa sebanyak 15 desa.



Pewarta:
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026