
Pertamina Jamin Distribusi BBM Lancar

"Kami memprediksi puncak kepadatan arus balik akan terjadi pada minggu ini, dengan demikian kami telah menyiapkan strategi dan mekanisme pendistribusian BBM maupun elpiji seperti saat menyambut arus mudik lalu," kata Assistant Manager External Relations Pertamina MOR IV Jateng-DIY Robert Marchelino Verieza Dumatubun di Semarang, Rabu.
Hingga saat ini, Pertamina berupaya terus memonitor dan memberikan keringanan serta berkordinasi dengan kepolisian untuk kelancaran distribusi BBM tersebut.
Beberapa langkah yang dilakukan, di antaranya Pertamina memberikan fasilitas kredit kepada SPBU dengan pertimbangan SPBU kesulitan melakukan penebusan BBM ke bank.
Selain itu, Pertamina juga melayani mekanisme setor angkut pada hari yang sama agar SPBU tetap memiliki stok BBM, untuk mekanisme penebusan reguler adalah H-1 sebelum pengiriman BBM ke SPBU.
Beberapa langkah lain yang dilakukan, yaitu Pertamina terus melakukan "built up stock" BBM di SPBU dan fokus pada arus balik Lebaran serta mengoptimalkan SPBU kantong yang ada.
"Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengawalan terhadap rangkaian mobil tangki BBM agar tidak terjebak dan terkendala kemacetan lalu lintas," katanya.
Saat ini, Pertamina telah melaksanakan dua kali pendistribusian BBM dengan rangkaian mobil tangki BBM yang menggunakan pengawalan kepolisian untuk menyalurkan ke SPBU, terutama di jalur tengah dan jalur selatan yang padat lalu lintas dari titik suplai terminal BBM Maos di Cilacap.
"Pada tanggal 16 Juli lalu patwal dengan rangkaian delapan unit mobil tangki dan pada 21 Juli lalu patwal dengan rangkaian empat unit mobil tangki," katanya.
Berdasarkan data Pertamina, saat ini konsumsi BBM premium telah mengalami peningkatan 36 persen, pertamax 54 persen, pertamax plus 47 persen, pertamina dex 11 persen, dan solar turun sebesar 16 persen. Data tersebut diambil dari H-10 hingga H+2 Lebaran.
Mengenai pendistribusian elpiji, Pertamina juga terus memonitor ketersediaan di masyarakat mulai dari lembaga penyalur hingga langsung turun ke lapangan.
"Penambahan suplai elpiji, terutama ukuran tabung tiga kilogram senantiasa dilakukan oleh Pertamina selama memang diperlukan. Untuk konsumsi sendiri saat ini elpiji ukuran tabung tiga kilogram mengalami peningkatan sebesar 13 persen, sedangkan elpiji ukuran tabung 12 kg meningkat sebesar 12 persen," katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
