Logo Header Antaranews Jateng

Peziarah Padati Makam Bergota Usai Shalat Id

Jumat, 17 Juli 2015 09:25 WIB
Image Print
Sejumlah peziarah berdoa di salah satu pusara di pemakaman Bergota Semarang, Rabu (1/10). FOTO ANTARA/I.Citra Senjaya/hp/08.
Para peziarah masuk ke kompleks pemakaman yang memiliki beberapa akses masuk tersebut.

Beberapa akses masuk menuju Bergota, antara lain di Jalan Kiai Saleh, Jalan Menteri Supeno, dan Jalan Dr. Sutomo.

Tradisi berziarah usai Salat Idulfitri tersebut menjadi rezeki tersendiri bagi para penjual bunga tabur.

Penjual bunga tabur Ny. Pendi (47) mengaku menyiapkan khusus bunga tabur untuk melayani peziarah yang biasa datang saat Lebaran.

"Saya ambil langsung di Bandungan," katanya.

Warga Klipang Semarang itu menjual bunga tabur seharga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per keranjang.

Menurut dia, seluruh bunga yang dijualnya tidak akan langsung habis pada hari ini.

"Kalau tidak habis, besok biasanya juga masih ada yang datang ziarah," kata penjual bunga yang tiap tahun selalu berjualan di Bergota ini.

Kunjungaan peziarah tersebut juga menjadi tambahan rezeki bagi para petugas parkir musiman di sekitar makam tersebut.

Petugas parkir di sekitar Jalan Kiai Saleh Herman (30) mengatakan bahwa ramai peziarah sebenarnya sudah terjadi sejak hari terakhir puasa, Kamis (16/7).

Menurut dia, tarif parkir yang dikenai pada peziarah juga berbeda dibanding hari biasa.

"Karena kebetulan Lebaran, tarifnya juga naik," katanya.

Untuk tarif parkir sepeda motor sebesar Rp3.000,00, sedangkan mobil Rp10 ribu.

Para peziarah masuk ke kompleks pemakaman yang memiliki beberapa akses masuk tersebut.

Beberapa akses masuk menuju Bergota, antara lain di Jalan Kiai Saleh, Jalan Menteri Supeno, dan Jalan Dr. Sutomo.

Tradisi berziarah usai Salat Idulfitri tersebut menjadi rezeki tersendiri bagi para penjual bunga tabur.

Penjual bunga tabur Ny. Pendi (47) mengaku menyiapkan khusus bunga tabur untuk melayani peziarah yang biasa datang saat Lebaran.

"Saya ambil langsung di Bandungan," katanya.

Warga Klipang Semarang itu menjual bunga tabur seharga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per keranjang.

Menurut dia, seluruh bunga yang dijualnya tidak akan langsung habis pada hari ini.

"Kalau tidak habis, besok biasanya juga masih ada yang datang ziarah," kata penjual bunga yang tiap tahun selalu berjualan di Bergota ini.

Kunjungaan peziarah tersebut juga menjadi tambahan rezeki bagi para petugas parkir musiman di sekitar makam tersebut.

Petugas parkir di sekitar Jalan Kiai Saleh Herman (30) mengatakan bahwa ramai peziarah sebenarnya sudah terjadi sejak hari terakhir puasa, Kamis (16/7).

Menurut dia, tarif parkir yang dikenai pada peziarah juga berbeda dibanding hari biasa.

"Karena kebetulan Lebaran, tarifnya juga naik," katanya.

Untuk tarif parkir sepeda motor sebesar Rp3.000,00, sedangkan mobil Rp10 ribu.



Pewarta :
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026