
Mahasiswa Se-Indonesia Peduli Palestina dan Rohingya

Bentuk kepedulian mereka salah satunya diwujudkan dalam aksi solidaritas di Semarang pada acara car free day Minggu pagi dengan tema Silence is Betrayal di kawasan Bundaran Simpanglima.
Aksi solidaritas tersebut merupakan kegiatan penutup dari rangkaian rapat pimpinan nasional (Rapimnas) I FSLDK di Kampus Universitas Diponegoro sejak tanggal 22 Mei. Undip menjadi tuan rumah pada tahun ini.
Pada aksi solidaritas tersebut, sejumlah mahasiswa melakukan teaterikal dan freezmob. Mereka mengenakan kostum serba putih untuk menggambarkan para rakyat Palestina yang menjadi korban dari para tentara zionis Israel yang mengenakan baju serba hitam dan celana tentara bersenjata.
Koordinator aksi FSLDK Fasyiah Noor mengatakan bahwa aksi solidaritas ini dimaksudkan untuk menambah wawasan dan menumbuhkan kepedulian terhadap saudara muslim di Palestina yang membutuhkan pertolongan.
Kami mengawali kepedulian kami dengan cara aksi ini. Kami berharap masyarakat lebih peduli dan bersikap nyata dengan memberikan donasi, kata Fasyiah Noor.
Aksi solidaritas tersebut bagian dari penutupan kegiatan Rapimnas I FSLDK tahun ini.
Pewarta: -
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
