
Pemkab Kudus: Kembalikan Gerobak Kami

Menurut Pelaksana tugas Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus Sudiharti di Kudus, Rabu, gerobak bantuan yang akan ditarik adalah yang tidak digunakan oleh pedagang karena berulang kali diingatkan untuk berjualan, namun tidak diindahkan.
Selain itu, lanjut dia, semua pedagang yang menerima bantuan gerobak juga dikumpulkan. Bagi pedagang yang tidak mau berjualan diminta mengembalikan gerobak bantuan tersebut.
Pengembalian gerobak bantuan tersebut, kata dia, diberi batas waktu maksimal dua hari ke depan harus sudah diserahkan kepada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus.
Bagi pedagang yang masih berjualan, lanjut dia, tidak termasuk dalam daftar yang akan ditarik gerobaknya karena selama ini mereka tetap bersedia berjualan, meskipun terkadang sepi pengunjung.
"Selama ini, pedagang yang masih aktif berjualan hanya tiga pedagang, sedangkan 13 pedagang lainnya sama sekali tidak aktif," ujarnya.
Untuk itu, kata dia, bantuan gerobak tersebut terpaksa akan ditarik untuk dialihkan kepada pihak lain yang bersedia berjualan di lokasi yang sama.
Pedagang yang hendak mengalihkan gerobak bantuan tersebut kepada pihak lain, kata dia, diperkenankan, dengan catatan dikembalikan terlebih dahulu ke Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus.
"Pihak yang ingin memanfaatkan gerobak tersebut, perlu didata ulang dan melengkapi sejumlah persyaratan agar ada pertanggung jawaban atas bantuan tersebut," ujarnya.
Selama ini, lanjut dia, pemkab sudah berupaya membantu pedagang, termasuk memberikan fasilitas tempat serta peralatan untuk berjualan.
"Giliran mereka yang harus bekerja keras agar dagangannya laku dan ramai pengunjung," ujarnya.
Ia menganggap, lokasi berjualan mereka juga cukup strategis karena berada di tepi jalan raya serta di lingkungan pusat perbelanjaan.
Sentra kuliner khas Kudus tersebut beroperasi mulai beroperasi pukul 17.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.
Fasilitas yang diterima oleh pedagang, yakni tempat jualan, seperti gerobak, tenda serta kursi.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, anggaran untuk pengadaan gerobak dan tenda bagi pedagang yang akan menempati sentra kuliner tersebut mencapai Rp670 juta.
Di lokasi sentra kuliner tersebut, juga tersedia tempat untuk mencuci perlengkapan makan serta tersedia sarana air bersih.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
