Logo Header Antaranews Jateng

Alun-Alun Utara Solo Resmi Jadi Pasar Darurat Pedagang Klewer

Senin, 6 April 2015 16:12 WIB
Image Print
Alun-Alun Utara Solo. Foto wikimapia.org

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan pasar darurat tersebut di Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta, Senin, mengatakan pembangunan tersebut dilakukan setelah penandatanganan kerja sama antara Pemkot Surakarta dan Keraton Kasunanan Surakarta.

Ia mengatakan proses penandatanganan kerja sama sewa alun-alun itu dilakukan di Keraton Kasunanan Surakarta sesaat sebelum peletakan batu pertama dimulai.

Menurutnya dalam perjanjian tersebut, pemkot bakal menggunakan alun-alun utara selama dua tahun dengan biaya kompensasi sebanyak Rp5 miliar dalam waktu dua tahun.

Pembayaran itu menurut Wali Kota dilakukan sebanyak dua tahap, dengan masing-masing tahap sebesar Rp2,5 miliar. Setelah proses perjanjian tersebut menurutnya kewenangan alun-alun tersebut untuk sementara waktu berada di bawah kendali Pemkot Surakarta.

"Setelah perjanjian ditandatangani, nantinya pasar darurat akan kita bangun untuk para pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Klewer. Para pedagang akan menempati pasar itu sampai proses pembangunan pasar yang terbakar selesai dilakukan," kata FX Hadi Rudyatmo yang akrab dipanggil Rudi.

Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Pemkot Surakarta, Subagiyo, menyebutkan pembangunan pasar darurat itu akan memakan waktu kurang lebih 90 hari terhitung dari tanggal 6 April 2015. Setelah masa pembangunan pasar darurat selesai, para pedagang bisa segera masuk ke dalam pasar dan beraktivitas untuk sementara waktu.

Subagiyo menyebutkan untuk pendanaan pembangunan pasar darurat itu memakan dana sekitar Rp23 miliar. Dana itu berasal dari bantuan Gubernur Jawa Tengah sebesar Rp9 miliar, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surakarta sebesar Rp4 miliar. Sedangkan sisanya berasal dari dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan baik lokal maupun nasional.

"Nanti akan kita bangun sebanyak 1.300 kios dan 864 los yang bisa digunakan para pedagang hingga dua tahun ke depan," katanya.

Sementara itu Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi, yang hadir dalam acara peletakan batu pertama di Alun-alun utara menyatakan keprihatinannya atas musibah yang menimpa para pedagang Pasar Klewer. Rasa keprihatinnan itu disampaikan dalam sebuah maklumat yang dibacakan oleh kuasa hukumnya yakni Feri Firman Nurwahyu.

Dalam maklumat tersebut, sang Raja telah merelakan pemanfaatan alun-alun untuk kepentingan para pedagang. Selain itu Raja juga meminta agar Pemkot Surakarta menjaga alun-alun dari tindakan yang merugikan, baik yang dilakukan oleh orang-orang tertentu, atau yang dilakukan oleh Kelompok-kelompok tertentu.

Ia mengatakan hal itu perlu dilakukan agar para pedagang bisa menggunakan pasar tersebut secara leluasa, tanpa adanya halangan apapun. "Untuk masalah keamanan, kita serahkan semuanya kepada pemerintah," katanya.



Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026