
Melalui E-Commerce, Kadin Kerja Sama Perdagangan dengan Malaysia

"Penjualan melalui e-commerce ini akan kami kerja samakan dengan Kadin Malaysia dan Melayu Singapura, tanda tangan MoU akan dilaksanakan pada 24 Maret," kata General Manager Perdagangan, Pelatihan, dan Pusat Informasi Kadin Jateng Gendut Marjoko di Semarang, Jumat.
Penjualan berbasis komputer tersebut diharapkan bisa memperluas penjualan produk asli Jawa Tengah. Pihaknya optimis, penjualan produk khususnya hasil dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan bisa berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya di Jateng.
"Jika dulu terjadi krisis ekonomi pada tahun 1997/1998 karena pelemahan rupiah terhadap dolar AS hanya UMKM yang bisa bertahan, maka kami optimis pada pelemahan kali ini UMKM juga tetap akan stabil," katanya.
Sementara itu, pada peluncuran e-commerce mendatang pihaknya akan melibatkan pengusaha UMKM yang siap melakukan ekspor di antaranya dari sisi kualitas, kuantitas, konsistensi, dan kontinuitas produk.
"Kesiapan-kesiapan tersebut harus dipastikan agar pasar tidak kecewa dengan produk kita," katanya.
Jumlah UMKM yang akan dilibatkan pada awal peluncuran tersebut mencapai 30 UMKM dengan sektor usaha di bidang batik, sarung, furnitur, dan kerajinan tangan.
"Mereka yang kami libatkan ini memang sudah siap ekspor, ke depan kami ingin terus menambah pelaku UMKM yang bisa menjual barang melalui e-commerce. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah membimbing dan membina mereka melalui fasilitas konsultasi bisnis," katanya.
Selain komoditas tersebut, pihaknya juga akan menambah ekspor produk makanan olahan. Diakuinya, selama ini volume ekspor produk makanan olahan dari Jateng masih sangat kecil.
"Salah satu kendala kenapa ekspor produk makanan olahan tidak sebanyak produk lain karena sertifikasi halal di setiap negara berbeda salah satunya Malaysia. Oleh karena itu, kami juga harus menyesuaikan peraturan halal di masing-masing negara tujuan ekspor," katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
