
Lima Parpol Semarang Bakal Bertemu Bahas Koalisi

"Ada rencana pertemuan pimpinan lima parpol di tingkat Kota Semarang. Namun, ini masih pertemuan awal," kata Ketua DPD II Partai Golkar Kota Semarang Agung Priyambodo di Semarang, Kamis.
Kebetulan, kata dia, DPC Partai Demokrat Kota Semarang yang kebagian kesempatan menjadi fasilitator untuk pertemuan lima pimpinan parpol itu, yakni Golkar, Demokrat, Gerindra, PKS, dan PAN.
Namun, anggota DPRD Kota Semarang itu mengatakan ke depannya ada rencana silaturahmi politik lima parpol itu akan dilakukan secara bergiliran dan fasilitatornya juga bergantian.
"Bahkan, tidak hanya lima partai. Ada satu partai lagi yang rencananya juga akan bergabung. Akan tetapi, masih menunggu kepastian," katanya, namun enggan menyebutkan parpol yang dimaksud.
Rencananya, pertemuan pimpinan lima parpol itu akan dilaksanakan pada Jumat (13/2), namun Agung mengaku sejauh ini pihaknya belum memeroleh informasi lokasi pertemuan akan dilangsungkan.
"Pertemuan ini masih sebatas pembicaraan prakoalisi. Namun, tidak menutup kemungkinan akan terealisasi koalisi besar tersebut," ujar Agung.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah Sukawi Sukarip membenarkan adanya rencana pertemuan pimpinan lima parpol tingkat Kota Semarang untuk membahas langkah menghadapi pilwakot.
"Memang ada rencana pimpinan lima partai di tingkat daerah (Kota Semarang) untuk bertemu membahas rencana koalisi. Secara nonformal sudah ada kesepakatan koalisi dengan beberapa partai," katanya.
Namun, ia mengatakan belum sampai pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU), sebab koalisi yang dijalin parpol tidak boleh setengah-setengah dan semua anggota harus memiliki kesejajaran posisi.
"Bagi saya, koalisi itu tidak boleh setengah-setengah dan tidak boleh gegabah langsung penandatanganan MoU. Harus dari hati ke hati dan semuanya memiliki kesejajaran posisi," katanya.
Jika koalisi besar itu terwujud, mantan Wali Kota Semarang itu mengharapkan koalisi yang akan melaksanakan penjaringan calon yang akan diusung pada Pilwakot Semarang 2015.
"Siapa calonnya, nantinya harus mengerucut dari hasil koalisi. Sampai saat ini juga belum ada pembahasan tentang arah koalisi karena pembicaraan masih bersifat nonformal," kata Sukawi.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
