
TNI Geropyokan Tikus di Temanggung

Komandan Rayon Militer Candiroto Kapten Inf Subakir di Temanggung, Selasa, mengatakan dalam rangka menjalankan tugas pokok TNI selain perang anggota Koramil Candiroto membantu warga memberantas hama tikus yang meresahkan warga.
"Kegiatan tersebut atas permintaan dari aparat Desa Jlegong agar kami ikut membantu 'gropyokan' tikus," katanya.
Selain TNI, "gropyokan" tikus tersebut juga melibatkan masyarakat, anggota Polri, dan petugas Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Temanggung.
Subakir mengatakan dengan dilakukannya kegiatan ini diharapkan populasi hama tikus di Desa Jlegong dan sekitarnya dapat berkurang dan dapat meningkatkan hasil pertanian sesuai dengan perintah Presiden untuk melakukan percepatan swasembada pangan khususnya di Temanggung.
Kades Jlegong Eko Suharno mengatakan dalam kegiatan tersebut sedikitnya 275 ekor tikus dapat ditangkap.
"Kami perkirakan tikus yang tidak tertangkap mati di sarang karena juga dilakukan pengasapan pada sarang-sarang tikus," katanya.
Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Temanggung, menargetkan produksi padi pada 2015 mencapai 171.982 ton gabah kering giling (GKG) dengan asumsi luas panen 27.784 hektare dan produktivitas 6,19 ton per hektare.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
