Logo Header Antaranews Jateng

26 Napi di Solo Dapat Remisi Natal

Kamis, 25 Desember 2014 16:53 WIB
Image Print
Ilustrasi- (Foto: ANTARA/Izaac Mulyawan)

Pada acara pemberian remisi bagi warga binaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo yang didampingi Kepala Rutan Kelas 1 Surakarta, Andika Dwi Prasetya pada perayaan Natal yang digelar dalam Rutan di Solo, Kamis.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo dalam kesempatan tersebut, mengatakan bahwa Natal merupakan tindakan nyata pengorbanan Allah untuk menyelamatkan manusia.

"Kita sebagai manusia tidak lepas dari salah dan kilaf, sehingga menjadikan kita menderita dan sebagainya," kata Rudyatmo.

Menurut Rudyatmo, masyarakat sebenarnya tidak ingin dilahirkan untuk menjadi warga binaan seperti di rumah binaan ini.

Mereka juga ingin menjadi warga masyarakat yang bebas, tetapi dapat terpenuhi kesejahteraannya.

Oleh karena itu, Rudyatmo berharap pelatihan dan pembinan yang dilakukan oleh warga binaan dapat memberikan manfaat baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakat.

"Kami berharap warga binaan selama di rumah binaan mendapatkan pelatihan atau perbekalan ketika mereka bebas dan bersosialisasi kembali ke masyarakat. Mereka diharapkan dapat ditampung dan memperoleh penghasilan untuk menghidupi diri sendiri dan keluarganya," kata Rudyatmo.

Menurut dia, warga binaan selama di rumah binaan dapat dilatih misalnya, mengelas, menjahit menjadi bengkel. Mereka setelah bebas dan sosialisasi kemasyarakat dapat berguna dan menghidupi dirinya sendiri maupun keluarganya.

Rudyatmo mengatakan pihaknya berharap warga binaan tetap bersabar dan lebih mendekatkat diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar cobaan yang dialami segera berakhir dan menjadikan manusia yang berguna bagi bangsa ini.

Kepala Rutan Kelas 1 Surakarta, Andika Dwi Prasetya, jumlah warga binaan yang penghuni Rutan Kelas 1 Surakarta hingga saat ini, totalnya sebanyak 537 orang dan 239 orang di antaranya, statusnya narapidana, sedangkan 298 orang tahanan.

"Jumlah status narapidana terdiri dari 223 orang pria dan 16 orang wanita, sedanghkan tahanan pria 283 orang dan wanita 15 orang," kata Andika Dwi Prasetya.

Ia menjelaskan jumlah warga binaan yang beragama nasrani baik Kristen maupun Katolik sebanyak 78 orang dan yang mendapatkan remisi pada Perayaan natal tahun ini sebanyak 26 orang.

"26 warga binaan yang menerima remisi atau pengurangan sebanyak 15 orang selama 15 hari, sedangkan 11 orang lainnya selama satu bulan," katanya.

Sementara Pemerintah Kota Surakarta dalam kesempatan tersebut juga memberikan bantuan sebanyak 500 potong pakaian dan 600 paket makanan untuk warga binaan.

Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo dalam kesempatan tersebut juga mendapatkan kenang-kenangan cinderamata dari hasil karya warga binaan berupa kerajinan kapal dari kayu dan lampu hias.



Pewarta:
Editor: Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026