
Pemain Persis Bakal Dikawal Ketat selama di Samarinda

"Kami sudah menghubungi Polda Kaltim dan mereka akan menjamin keamanan Persis selama di Samarinda. saat tanding ulang melawan Borneo FC di babak delapan besar Divisi Utama 2014," kata Wali Kota Surakarta F.X Hadi Rudyatmo juga selaku Ketua Umum Persis, di Solo, Senin.
Menurut dia, para pemain dan pelatih Persis Solo tidak perlu khawatir lagi soal keamanan karena Polda Kaltim sudah siap memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan selama bertanding di Samarinda.
"Para pemain Persis tetap bersemangat dan bisa bermain lepas untuk meraih prestasi terbaiknya guna meraih kemenangan atas tim tuan rumah Borneo," kata Rudyatmo.
Persis yang menjalani pertadingan ulangan melawan Borneo FC tersebut karena pada pertandingan 26 Oktober 2014, Ferryanto dan kawan-kawan tidak berani hadir karena mendapat serangan dari sekelompok suporter tim tuan rumah.
"Pemain Persis tidak perlu takut, saya juga berjanji ikut mereka mengawal ke Samarinda. Kita harus fair play dan sepak bola yang sehat," katanya.
Selain itu, pihaknya juga meminta manejemen Persis untuk mengumpulkan semua handphone pemain guna menghindari adanya teror melalui telepon seluler mereka. Mereka harus tampil penuh semangat all out dan lebih tenang untuk mengalahkan Borneo, setelah Polda menjamin keamanan mereka.
"Saya menyambut baik motivasi dari Pak Wali Kota Hadi Rudyatmo, untuk mengumpulkan handphone pemain agar mereka bisa fokus pertandingan penentuan itu," kata Ferryanto striker Persis Solo.
Pelatih Persis Solo Widiyatoro mengatakan, timnya terus melakukan latihan rutin di Stadion Sriwedari Solo, untuk mempersiapkan melawan Borneo FC di Samarinda.
Selain itu, kata Widyantoro, pihaknya masih melakukan pemulihan mental pemain karena sejumlah pemain masih khawatir melakukan pertandingan ulang di tempat yang sama.
"Kami masih melakukan pendekatan pemain, dan memberikan motivasi agar pemain kepercayaan diri bisa kembali. Mereka mau melakukan tanding ulang di Stadion Segiri, dan juga boleh ada penontonnya," katanya.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
