Logo Header Antaranews Jateng

H-7, Jalur Alternatif di Semarang Siap Dilalui

Kamis, 17 Juli 2014 17:28 WIB
Image Print
Ilustrasi - Sebuah truk melintas di dekat jalan masuk Tol Kaligawe Semarang yang dipasangi pengumuman imbauan pihak kepolisian kepada pengguna jalan untuk menghindari jalur pantura timur Pati - Juwana karena macet akibat banjir, Sabtu (23/2). Kemacet

"Target kami, perbaikan jalan-jalan alternatif pada H-7 (tujuh hari menjelang Lebaran, red.) selesai. Ya, penanganan yang dilakukan ini sifatnya memang sementara," katanya di Semarang, Kamis.

Hal itu diungkapkannya saat memantau jalur alternatif, yakni Jalan Woltermongisidi yang menghubungkan Jalan Kaligawe menuju Pedurungan yang bisa digunakan mengurai arus mudik dan balik Lebaran.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan berbagai aktivitas perbaikan jalan dihentikan sementara waktu mulai H-7 Lebaran karena konsentrasi mulai difokuskan pada arus mudik dan balik.

"Ya, penanganan-penanganan yang kami lakukan ini sifatnya sementara. Target kami kan rampung H-7. Meski kondisinya (aspal, red.) tidak mulus sekali, saya pastikan tetap nyaman dilewati," ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengimbau agar truk-truk besar, termasuk truk pengangkut material galian C untuk sementara waktu menghentikan operasionalnya selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

"Kami minta jajaran Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Semarang berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang untuk menertibkan truk-truk besar yang masih beroperasi," katanya.

Menurut dia, perbaikan jalan yang dilakukan menjelang Lebaran akan menjadi percuma kalau truk-truk besar masih dibiarkan lewat, sebab justru akan membuat jalan yang sudah diperbaiki menjadi rusak lagi.

"Mulai Senin (22/7) depan, tidak boleh ada aktivitas dari truk-truk besar lagi di jalan raya. Kalau masih ada truk besar yang lewat, jalan yang sudah rata akan 'njeglong' (berlubang, red.) lagi," pungkas Hendi.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026