Polisi Bidik Dugaan Kelalaian dan Memproses Hukum Yayasan JIS
Kamis, 24 April 2014 11:35 WIB
Petugas Keamanan bersiaga di gerbang Jakarta Internasional School (JIS) di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (23/4). Kemendikbud akhirnya mencabut izin operasional pengajaran untuk TK atau pendidikan anak usia dini (PAUD) di sekolah tersebut. (ANTA
"Kita dalami proses perekrutan dari PT ISS Indonesia," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta Kamis.
Rikwanto mengatakan PT ISS Indonesia yang mempekerjakan petugas kebersihan di JIS merupakan perusahaan bertaraf internasional yang berkiprah menyalurkan pekerja di berbagai negara.
Namun, Rikwanto menyatakan penyidik kepolisian ingin mengetahui bagaimana sistem perekrutan pekerja dan pembinaan di Indonesia.
Setelah mendapatkan informasi sistem perekrutan dan pembinaan, polisi akan menemukan beberapa fakta terkait pekerja PT ISS yang terlibat kasus kekerasan seksual di JIS.
Sejauh ini, Rikwanto menuturkan PT ISS cukup kooperatif membantu polisi memberikan data pekerja outsorcing yang bekerja di JIS.
Bahkan, PT ISS membantu polisi memeriksa darah 28 orang pekerja untuk mencari pelaku utama kekerasan seksual terhadap AK yang memiliki bakteri dan penyakit herpes.
Hal lain yang didalami polisi, yakni pertanggungjawaban secara hukum terhadap pengajar dan penyelenggara kegiatan mengajar TK JIS.
Rikwanto mengungkapkan pihaknya membidik dugaan kelalaian pihak sekolah terkait peristiwa kekerasan seksual terhadap AK yang terjadi di lingkungan JIS.
Polisi juga akan memproses hukum pihak yayasan JIS yang mengadakan kegiatan belajar tanpa izin dari Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemenikbud).
Pihak sekolah diduga melanggar Pasal 71 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Kemendikbud mengeluarkan keputusan menutup operasional TK JIS secara permanen sejak Selasa (22/4).
Namun, Kemendikbud memberikan kesempatan kepada murid TK yang sudah masuk untuk menyelesaikan proses kegiatan mengajar hingga tahun ajaran 2013/2014 selesai.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Jateng bangun gedung 4 lantai di Semarang, bidik keragaman potensi ekonomi
23 April 2026 11:09 WIB
Ratusan pelajar Pekalongan bidik UIN Walisongo di gelaran Expo Campus GENIUS 2026
07 January 2026 20:16 WIB
Tim futsal Kota Semarang syukuran juara umum Kejurprov Jateng 2025, bidik Porprov 2026
10 July 2025 17:07 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
"Garis Bawahi Ya Hanya kamaludin yang Minta Uang,Patrialis tidak Pernah," kata Basuki
01 February 2017 18:16 WIB, 2017
Pengacara Minta Penyidik Menyelidiki Laporan agar Membongkar Kasus Rekayasa Antasari
01 February 2017 16:25 WIB, 2017