Rakyat China Kian Gemari Batik
Sabtu, 2 November 2013 16:50 WIB
"Saya tahun lalu membeli baju batik, saya suka dan sekarang saya membeli lagi," ungkap Wang Li sambil memilah-milah selendang batik yang dipamerkan dalam basar amal Kementerian Luar Negeri China, di Beijing, Sabtu.
Dalam basar amal yang sudah lima kali diadakan, Kedutaan Besar Indonesia menampilkan batik, produk tas, sepatu, ikat pinggang kulit, beragam cindera mata bermotif batik, serta masakan khas nasi goreng dan sate ayam bumbu saus kacang.
"Bahan batik itu nyaman, dan motifnya beragam, saya suka," kata Mei San, warga distrik Chaoyang yang juga tengah memilah-milah selendang batik di hadapannya.
Pantauan Antara, mayoritas pengunjung booth Indonesia memilih selendang batik yang dijual mulai harga 100 hingga 400 Yuan tergantung ukuran, motif dan bahannya.
Batik yang ditampilkan adalah batik Surabaya, Pekalongan, Cirebon dan beberapa batik khas daerah lain di Indonesia.
Sebagian lainnya, juga membeli baju, kain batik, gantungan kunci kayu bermotif batik, taplak meja makan batik, satu set alas piring dan gelas motif batik, pembatas buku wayang kulit dan lainnya.
Pewarta : Antaranews
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Pekalongan bersama empat daerah sepakat kelola sampah dengan investor China
29 January 2026 16:39 WIB
Kaligrafi China dan Arab berpadu dalam pameran Tiongkok-Indonesia di Banyumas
25 November 2025 14:41 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
BPS: KEK dan kawasan industri memiliki berkontribusi tumbuhkan ekonomi Jateng
12 February 2026 19:49 WIB
BRI angkat Rolly Bakery & Cookies bangkit dari keterpurukan dan go global
12 February 2026 14:16 WIB