Laman komunitas Nasdaq diretas
Sabtu, 20 Juli 2013 16:26 WIB
Operator bursa yang berbasis di New York itu mengatakan dalam sebuah surat email kepada pengguna forum bahwa tidak ada data e-commerce atau transaksi apa pun yang berada di website yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut.
Jurubicara Nasdaq Joseph Christinat, seperti dilaporkan Reuters Jumat (WIB), tidak bersedia menyebutkan berapa banyak informasi orang-orang yang mungkin telah bocor.
Serangan siber itu terjadi Selasa lalu, dan laporan yang dirilis pada hari yang sama mengatakan bahwa sekitar setengah dari perusahaan sekuritas bursa di dunia telah menjadi target serangan tahun lalu.
Tampaknya penjahat siber telah meningkatkan baik dari segi kecanggihan maupun kompleksitasnya, memperluas potensi infiltrasi maupun skala besar kerusakan, laporan departemen riset Komisi Internasional Organisasi Sekuritas dan Kantor Federasi Bursa Dunia mengatakan.
Sebuah serangan besar bisa mengakibatkan ketidakpercayaan masyarakat secara luas dan penarikan diri dari pasar, katanya menambahkan.
Pada Kamis, perusahaan-perusahaan Wall Street, bersama bursa dan regulator, menggelar simulasi serangan siber untuk membantu partisipan mempersiapkan melawan serangan yang sesungguhnya.
Kegiatan itu disebut Quantum Dawn 2, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Sekuritas dan Pasar Keuangan.
Nasdaq mengatakan dalam sebuah surat kepada forum penggunanya bahwa ia telah memperbarui dan memulihkan laman forum, dimana pengguna bisa mendiskusikan isu-isu seperti pergerakan pasar.
Bursa itu mengatakan, semua passwords telah dinyatakan expired (kadaluwarsa) dan meminta anggota memperbarui semua akun lain yang mungkin menggunakan passwords yang sama.
Nasdaq telah menjadi target serangan siber di masa lalu. Pada 2010, hacker menyusup sistem komputer bursa dan menginstal perangkat lunak yang memungkinkan mereka memata-matai direktur perusahaan-perusahaan publik.
Pada Februari tahun lalu, Nasdaq dan operator bursa yang bermarkas di Kansas, BATS Global Markets, mengatakan bahwa mereka telah diserang dengan serangan denial of service (DnS) yang mengganggu sistem komputer dan website dengan traffic komputer.
Oktober 2011, laman New York Stock Exchange NYSE Euronext tidak tersedia selama 30 menit, menurut sebuah perusahaan monitoring Internet, tetapi pemilik website mengatakan tidak ada gangguan.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PLN tegaskan kesiapan dukung era kendaraan listrik
04 August 2026 20:19 WIB
Tim PKM-KC UMS inisiasi NECIS, alat penghancur limbah jarum suntik berbasis IOT
31 July 2026 17:39 WIB
PTI UMS gelar pameran proyek IoT, mahasiswa tampilkan inovasi teknologi otomasi
13 June 2026 18:42 WIB
Hemat limbah pembangunan, mahasiswa UMS raih prestasi National Tender Competition
24 May 2026 15:02 WIB
Inovasi sampo antiketombe berbasis jeruk nipis, tim UMS raih Silver Medal JISF 2026
02 May 2026 14:40 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
PTI UMS gelar pameran proyek IoT, mahasiswa tampilkan inovasi teknologi otomasi
13 June 2026 18:42 WIB
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB