Mendikbud: Pelajaran Agama dan Budi Pekerti Digabung
Senin, 11 Maret 2013 13:47 WIB
Mendikbud Mohammad Nuh (antaranews.com)
"Dalam kurikulum baru nanti mata pelajaran agama tidak berdiri sendiri, tetapi digabung dengan pendidikan budi pekerti, hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan hasil anak didik yang mempunyai wawasan keagamaan baik dan budi pekertinya juga baik," katanya pada Dies Natalis ke-37 Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo di gedung Auditorum UNS Kentingan Solo, Senin.
Mendikbud mengatakan penggabungan mata pelajaran tersebut akan diberlakukan mulai sekolah paling rendah secara bertahap, seperti untuk sekolah dasar (SD) akan diawali dari kelas satu, SMP juga kelas satu begitu juga untuk SMA.
"Jika semuanya sudah selesai baru diterapkan semuanya, sehingga tidak perlu khawatir bagi anak-anak yang sudah kelas dua atau kelas tiga baik bagi SMP maupun SMA/SMU," katanya.
Pewarta : Joko Widodo
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
UIN Walisongo perkuat layanan observatorium, bawa astronomi lebih dekat kepada masyarakat
01 September 2026 10:03 WIB
Bukan menggantikan, tapi menuntun: Kiat ajar ramah difabel di UIN Walisongo
01 September 2026 9:56 WIB
Dosen UMS dipercaya perkuat kelembagaan BIM University, siapkan operasional kampus
31 August 2026 16:42 WIB
FDK dorong pengelolaan jurnal lebih profesional, targetkan peningkatan hingga scopus
31 August 2026 8:50 WIB
UIN Walisongo perluas akses informasi kuliah melalui Expo Kampus MAN IC Pekalongan
31 August 2026 8:45 WIB
Wujudkan kampus inklusif, PSGA UIN Walisongo gelar pelatihan dan workshop ramah difabel
31 August 2026 8:41 WIB