Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta aparatur sipil negara (ASN) yang telah menyelesaikan pendidikan Komponen Cadangan (Komcad) menjadi teladan di kementerian dan lembaga tempat mereka bertugas.
"Jadi ini adalah kebanggaanmu, bahwa kamu semua akan menunjukkan kepada menteri-menterimu bahwa birokrasi di kementerian dan pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memiliki teladan, dan teladan itu adalah kalian semua," kata Sjafrie saat memberikan pembekalan kepada 1.773 ASN yang akan dilantik menjadi Komcad di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu.
Sjafrie mengatakan keberadaan ASN Komcad di setiap instansi diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja birokrasi dan pelayanan pemerintahan.
Menurut dia, para ASN telah memperoleh berbagai pembelajaran selama mengikuti pelatihan dasar kemiliteran (latsarmil) selama satu setengah bulan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Materi yang diberikan antara lain terkait nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme sebagai bekal dalam menjalankan tugas sebagai ASN sekaligus anggota Komcad.
Sjafrie mengatakan pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat cinta tanah air dan pengabdian kepada bangsa.
Ia menambahkan sikap nasionalisme yang dipadukan dengan profesionalisme akan mendorong ASN Komcad memberikan kinerja terbaik di lingkungan kerja masing-masing.
"Kalian sudah menjawab panggilan negara sebagai Komcad ASN dan akan meningkatkan kualitas pekerjaan di lingkungan kementerian dan lembaga," katanya.
Selain menjalankan tugas sebagai ASN, para anggota Komcad juga diharapkan siap berkolaborasi dengan TNI dalam mendukung penyelenggaraan pertahanan negara.
"Rakyat meminta tanggung jawab kepada para ASN yang sebentar lagi akan menjadi perwira Komcad untuk tampil bersama Tentara Nasional Indonesia sebagai komponen utama dalam menghadapi tantangan masa depan bangsa Indonesia," katanya.
Sebanyak 1.773 ASN yang mengikuti pendidikan Komcad tersebut berasal dari berbagai instansi pemerintah di Jakarta.
Sebelumnya, mereka dilepas oleh Kepala Badan Cadangan Pertahanan Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (22/4)
Para peserta menjalani pelatihan dasar kemiliteran selama satu setengah bulan di sejumlah fasilitas milik TNI, antara lain Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Skadron Pendidikan (Skadik) 301, Pusat Bahasa TNI Angkatan Udara (Pusbahasa AU), Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, dan Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Marinir Cilandak.
Kementerian Pertahanan berencana membuka pelatihan Komcad bagi ASN gelombang kedua setelah program gelombang pertama selesai dilaksanakan.
Pada gelombang kedua tersebut, kuota peserta yang disiapkan mencapai 2.000 orang.
Baca juga: Menhan RI Sjafrie dan Menhan Jepang Koizumi gelar pertemuan lanjutan di Jakarta