Semarang (ANTARA) - Sebanyak 23.933 peserta akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Diponegoro Semarang.
Rektor Undip Prof Suharnomo di Semarang, Senin, mengatakan bahwa Undip menjadi salah satu pusat ujian yang dipercaya untuk melayani ribuan peserta dari berbagai daerah.
Pada UTBK-SNBT yang akan berlangsung pada 21-29 April 2026 Undip menyediakan setidaknya 1.400 unit komputer untuk pelaksanaan ujian di kampus Tembalang maupun Pleburan.
Ia memastikan bahwa Undip berupaya menghadirkan layanan UTBK yang tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga ramah bagi seluruh peserta.
"Kami ingin setiap peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman, tertib, dan memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya," katanya.
Pada pelaksanaan UTBK tahun ini terdapat enam peserta disabilitas yang terdiri atas penyandang tunadaksa dan tunarungu.
Undip telah menyiapkan dukungan dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta sehingga seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan lebih optimal.
Pada jalur SNBT kali ini, kata dia, Undip menawarkan 58 program studi sarjana dan 11 program sarjana terapan yang terus berkembang sejalan dengan kebutuhan zaman serta minat calon mahasiswa.
"Melalui pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 kami berharap dapat terus menghadirkan proses seleksi yang profesional, inklusif, dan berkualitas sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia," katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Undip Prof Heru Susanto mengatakan bahwa pelaksanaan UTBK di Undip tersebar di berbagai fakultas, Sekolah Vokasi, Gedung Pascasarjana, dan Gedung ICT Center.
Ia menjelaskan peserta akan mengikuti serangkaian tes, termasuk Tes Potensi Skolastik (TPS), serta Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.
"Berbagai persiapan terus dimatangkan agar seluruh rangkaian pelaksanaan ujian dapat berlangsung tertib, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi para peserta," katanya.
Pada UTBK-SNBT tahun ini, antusias peserta terlihat pada sejumlah program studi Undip dengan peminat paling banyak, seperti Prodi Sarjana Hukum dengan 4.685 pendaftar, serta Prodi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan sebanyak 3.782 pendaftar.
"Sesuai regulasi, Undip menerima kuota dari SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) sekurangnya 20 persen, SNBT sekurangnya 30 persen, dan sisanya maksimal 50 persen jalur mandiri," katanya.