Temanggung (ANTARA) - Bupati Temanggung, Jawa Tengah,  Agus Setyawan menginstruksikan percepatan pemulihan akses jalan antar-desa di Gemawang yang terputus total akibat bencana tanah longsor pada Jumat (2/1) malam dengan mengerahkan alat berat.

Bupati Agus Setyawan di Temanggung, Rabu, menyampaikan langkah ini diambil guna menjamin mobilitas warga dan pelajar di wilayah terdampak tidak lumpuh berkepanjangan.

Akibat bencana tanah longsor tersebut memutus jalur darurat yang menghubungkan Desa Ngadisepi, Desa Kemiriombo, dan Desa Gemawang.

Ia menuturkan dua alat berat berupa backhoe dan alat pemadat material dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Temanggung telah dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat pengerjaan trase jalan di Dusun Seseh, Desa Ngadisepi, atau ruas Jalan Dalangan-Gemawang agar segera berfungsi.

"Aktivitas sekolah terganggu, begitu pula denyut ekonomi harian warga, karena jalur transportasi utama terputus total. Saya pastikan pembenahan trase jalan yang melintasi Jembatan Seseh dipercepat agar segera bisa dilalui," katanya.

Kepala Dinas PUPR Temanggung Hendy Wahyu Nurhidayat menjelaskan bahwa trase jalan baru di Seseh dirancang sebagai solusi permanen menggantikan jalur darurat yang kerap longsor sejak 2019 dan 2022.

Sejauh ini pihaknya telah menyelesaikan pembebasan lahan dan pembangunan jembatan baru Seseh pada ruas Dalangan-Gemawang senilai Rp700 juta. Namun kendala anggaran membuat pembangunan lanjutan harus bergantung pada dukungan pemerintah pusat.

Pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengajukan permohonan bantuan kepada BNPB, yang kini dalam tahap tindak lanjut hasil kajian teknis dari Badan Geologi Kementerian ESDM serta uji Detail Engineering Design (DED) dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY.

"Sambil menunggu proses di pusat, jalur darurat justru terputus total akibat cuaca ekstrem. Selain itu kami juga akan memperbaiki saluran irigasi Gondang yang juga terputus akibat longsor dengan penanganan sementara, yakni pipanisasi sepanjang kurang lebih 50 meter," katanya.


Baca juga: BPBD Kabupaten Temanggung minta warga di kawasan longsor selalu waspadai cuaca ekstrem

Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026