Samsung Pimpin Pasar Ponsel Pintar
Kamis, 3 Mei 2012 10:11 WIB
Pada kuartal pertama tahun ini, Samsung telah mengirimkan 42,2 juta unit ponsel pintar, naik 267 persen dibanding kuartal pertama 2011 yang sebesar 11,5 juta unit.
Dengan pengiriman jumlah itu, Samsung menguasai 29,1 persen pangsa pasar ponsel pintar dunia, diikuti Apple dengan 24,2 persen, dan Nokia 11,9 persen, demikian menurut data yang disampaikan perusahaan research IDC baru-baru ini.
Menurut IDC, pasar ponsel global kuartal pertama tahun ini menyusut 15 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Kondisi itu dipicu jatuhnya penjualan ponsel fitur, meskipun pasar smartphone pada kuartal pertama 2012 tumbuh 42,5 persen, mengalahkan ekspektasi IDC.
Sementara produsen BlackBerry, Research in Motion hanya mampu mengirimkan 9,7 juta unit ponsel pintar dalam kuartal pertama tahun ini dan pengusaan pasarnya 6,7 persen saja.
Total pengiriman ponsel pintar pada kuartal pertama 2012 144,9 juta unit, naik dibanding periode sama 2011 yang hanya 101,7 juta unit.
Berikut lima vendor utama ponsel pintar dunia berikut jumlah pengiriman dan pangsa pasar mereka dalam kuartal pertama 2012:
Vendor, Pengiriman Q1 2012, Pangsa Pasar Q1 2012
1. Samsung 42,2 juta unit 29,1%
2. Apple 35,1 juta unit 24,2%
3. Nokia 11,9 juta unit 8,2%
4. RIM 9,7 juta unit 6,7%
5. HTC 6,9 juta unit 4,8%
6. Lainnya 39,1 juta unit 27,0%
Pewarta : -
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bandara Ahmad Yani Semarang pakai PLTS untuk penuhi sebagian kebutuhan energi
20 September 2026 22:37 WIB
Polemik PLTP Gunung Ungaran, Pemprov Jateng siap jembatani aspirasi warga
03 September 2026 20:53 WIB
Pemanfaatan pati singkong untuk padamkan kebakaran, ini penjelasan peneliti dari SV Undip
28 August 2026 19:20 WIB
Pemprov Jateng dorong transformasi sektor perhubungan berbasis ekonomi hijau
24 August 2026 22:58 WIB
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
Cara pantau CCTV analog via smartphone tanpa perlu beli perangkat baru
24 April 2025 16:29 WIB, 2025
Xiaomi Indonesia kenalkan strategi integrasikan manusia, mobil, dan rumah
31 May 2024 16:17 WIB, 2024