Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan mengatakan, perekonomian Indonesia tumbuh 5,12 persen karena program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Makan siang gratis yang nilainya luar biasa, itu masuk ke dalam pasar, dan faktanya itu memutar roda perekonomian, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi,” ucap Nurul di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu.
Menurut dia, program MBG berhasil mengalihkan pengeluaran negara dari yang sebelumnya untuk mendanai kegiatan kementerian dan lembaga, menjadi pengeluaran di pasar untuk memberi makan anak-anak.
Program MBG, lanjut dia menambahkan, merupakan langkah Presiden Prabowo Subianto untuk melawan korupsi.
Nurul meyakini, yang selama ini terjadi adalah korupsi dalam program-program di kementerian dan lembaga, yang menyebabkan pendanaan tertahan di kalangan koruptor.
“Itu yang dilakukan presiden, hajar semua koruptor, jangan dikasih program supaya nggak bisa korupsi. Uangnya kita pakai, masuk market, dan ekonomi tumbuh,” kata Nurul.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2025 mencapai 5,12 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan nilai produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp5.947 triliun.