Solo (ANTARA) - Humas Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan tim Humas Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal untuk memperkuat kerja sama antar-lembaga, Senin.

"Kunjungan tersebut dapat membawa manfaat dan mempererat kerja sama antar-lembaga," kata Kabid Humas dan Hubungan Media (Humed) UMS Budi Santoso saat menyambut rombongan Universitas Harkat Negeri itu di Ruang Pertemuan Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UMS di Solo, Senin.

Ia menyatakan pertemuan itu juga menjadi kesempatan berbagi pengalaman serta penguatan jejaring antar-perguruan tinggi.

Ia mengatakan Humas UMS memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang kondusif serta mencari solusi terbaik dalam hubungan dengan pemangku kepentingan.

Selain itu, katanya, humas bertugas menjaga kepercayaan dan kebersamaan.

“Capaian yang kami peroleh, tujuan utamanya juga pada mahasiswa baru. Kami juga mencoba membuat suatu iklim kondusif,” katanya.

Baca juga: UMS teken kerja sama strategis dengan IPB, APINDO, dan BPJS Ketenagakerjaan

Kepala Bagian Humas Universitas Harkat Negeri Riky Ardiyanto menyatakan bersyukur atas kesempatan belajar secara langsung di UMS.

Ia mengakui UMS telah menunjukkan pencapaian yang layak dijadikan teladan.

“Kami ingin belajar terkait dengan kehumasan dan juga terkait dengan pemeringkatan. Karena kami lihat pemeringkatan di UMS sudah baik sehingga berharap bisa mengikuti melalui studi banding ini,” katanya.

Selama kunjungan, pihak UMS menjelaskan sejumlah bidang strategis yang dikelola humas, antara lain pemberitaan, strategi penerimaan mahasiswa baru, media sosial, serta upaya dalam bidang pemeringkatan.

Koordinator Bidang Reputasi Global UMS Ayu Khoirotul Umaroh menyebut berbagai strategi yang bisa ditempuh kampus untuk mengikuti sistem pemeringkatan, termasuk pentingnya pengelolaan data berbasis Scopus.

“Sebisa mungkin mengikuti pemeringkatan yang bisa dijangkau jika memerlukan submission (pengumpulan data) yang sekiranya 'role'-nya sudah ada di kampus,” katanya.

Ia mengatakan pentingnya kolaborasi antar-sektor di kampus sebagai salah satu kunci keberhasilan mencapai pemeringkatan, sebagaimana telah diterapkan di UMS.

Baca juga: Rektor UMS soroti tantangan serius pendidikan profesi kedokteran
Baca juga: UMS perluas diversitas penerimaan mahasiswa
Baca juga: 66 Profesor UMS berkolaborasi dengan 300 Doktor untuk pimpin menjadi UMS Leader


Pewarta : Aris Wasita
Editor : Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026