Pemkot Surakarta bantu penanganan rumah rusak akibat puting beliung di Mojo
Senin, 18 November 2024 20:39 WIB
Pjs Wali Kota Surakarta mengecek rumah rusak terdampak angin puting beliung di Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta membantu penanganan rumah rusak akibat angin puting beliung yang terjadi di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasarkliwon, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (16/11).
"Terjadi angun puting beliung di Kelurahan Mojo, kami dan dari BPBD sudah melakukan pengecekan langsung," kata Penjabat Sementara (PJs) Wali Kota Surakarta Dhoni Widianto di Solo, Jawa Tengah, Senin.
Pada pengecekan tersebut diketahui ada sebanyak 131 jiwa yang terdampak angin puting beliung.
"Totalnya ada 33 kepala keluarga yang terdampak," katanya.
Ia mengatakan saat ini petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta melakukan kajian terkait dengan tingkat kerusakan di masing-masing rumah korban.
"Untuk kerusakan yang terjadi, yang kategori ringan ada 17, sedang delapan, dan berat ada 14. Setelah dilakukan kajian, kemudian ditaksir kira-kira stimulan ganti rugi sesuai dengan penaksiran dari BPBD," katanya.
Meski belum memastikan nominalnya, dikatakannya, bantuan dana perbaikan rumah akan diambilkan dari belanja tidak terduga.
Sementara itu, untuk langkah penanggulangan sementara dari Pemkot Surakarta sudah menyiapkan lahan pengungsian.
"Kami juga sediakan dapur umum di kelurahan dan yang ketiga satlinmas dan BPBD juga sudah melakukan upaya-upaya rehabilitasi sementara, evakuasi," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPBD Kota Surakarta Nico Agus Putranto mengatakan dapur umum akan aktif sampai dengan tiga hari ke depan.
"Tapi tidak menutup kemungkinan kalau warga belum bisa kerja atau penghidupannya belum normal maka kami perpanjang lagi, kami siapkan di Kantor Kelurahan Mojo," katanya.
"Terjadi angun puting beliung di Kelurahan Mojo, kami dan dari BPBD sudah melakukan pengecekan langsung," kata Penjabat Sementara (PJs) Wali Kota Surakarta Dhoni Widianto di Solo, Jawa Tengah, Senin.
Pada pengecekan tersebut diketahui ada sebanyak 131 jiwa yang terdampak angin puting beliung.
"Totalnya ada 33 kepala keluarga yang terdampak," katanya.
Ia mengatakan saat ini petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta melakukan kajian terkait dengan tingkat kerusakan di masing-masing rumah korban.
"Untuk kerusakan yang terjadi, yang kategori ringan ada 17, sedang delapan, dan berat ada 14. Setelah dilakukan kajian, kemudian ditaksir kira-kira stimulan ganti rugi sesuai dengan penaksiran dari BPBD," katanya.
Meski belum memastikan nominalnya, dikatakannya, bantuan dana perbaikan rumah akan diambilkan dari belanja tidak terduga.
Sementara itu, untuk langkah penanggulangan sementara dari Pemkot Surakarta sudah menyiapkan lahan pengungsian.
"Kami juga sediakan dapur umum di kelurahan dan yang ketiga satlinmas dan BPBD juga sudah melakukan upaya-upaya rehabilitasi sementara, evakuasi," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPBD Kota Surakarta Nico Agus Putranto mengatakan dapur umum akan aktif sampai dengan tiga hari ke depan.
"Tapi tidak menutup kemungkinan kalau warga belum bisa kerja atau penghidupannya belum normal maka kami perpanjang lagi, kami siapkan di Kantor Kelurahan Mojo," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPBD Cilacap berikan bantuan untuk korban bencana angin puting beliung
14 November 2024 14:26 WIB, 2024
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Pemprov Jateng kaji geologi lahan huntara korban tanah gerak di Kabupaten Tegal
10 February 2026 11:31 WIB
Gubernur pastikan korban tanah gerak di Desa Padasari Tegal dapat hunian tetap
06 February 2026 21:31 WIB
Wapres minta warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal tinggalkan rumah
06 February 2026 21:26 WIB
Wapres Gibran dan Gubernur Jateng kunjungi pengungsi korban tanah gerak di Tegal
06 February 2026 14:06 WIB
Pemkab Tegal: Pergerakan tanah masih bersifat dinamis berdampak ratusan rumah
04 February 2026 21:01 WIB
Pemprov Jateng catat 45 bencana alam sepanjang Januari 2026 masyarakat waspada
02 February 2026 19:45 WIB