Disdik Semarang: Posko PPDB dibuka di setiap sekolah
Senin, 17 Juni 2024 7:00 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bambang Pramusinto. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)
Semarang (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kota Semarang memastikan setiap sekolah membuka posko penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk melayani masyarakat yang membutuhkan informasi maupun menyampaikan aduan.
"Posko pengaduan di sekolah ada. Bahkan, saya sampaikan (kantor, red.) kelurahan juga bisa menjadi posko PPDB," kata Kepala Disdik Kota Semarang Bambang Pramusinto di Semarang, Minggu.
Disdik Kota Semarang telah melaksanakan sosialisasi PPDB dengan mengundang berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh masyarakat, lembaga pemberdayaan masyarakat, dan Karang Taruna.
Ia mengatakan camat dan lurah yang menjadi pemangku wilayah juga dilibatkan dalam sosialisasi PPDB dengan harapan bisa membantu jika ada masyarakat yang membutuhkan informasi.
"Saya sampaikan (dalam sosialisasi, red.), camat, lurah, dan kepala sekolah menjadi kepanjangan tangan dari Dinas Pendidikan untuk melaksanakan sosialisasi PPDB," katanya.
Ia menjelaskan ketika ada masyarakat selaku orang tua calon peserta didik yang bingung dengan mekanisme atau alur PPDB bisa mendatangi kantor kecamatan, kelurahan, atau sekolah terdekat.
"Kalau masyarakat ada yang bingung, ya sudah datang saja ke sekolah, misalnya mau nanya PPDB sebenarnya bagaimana, alurnya seperti apa. Bisa juga bertanya ke lurah," kata Bambang.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat harus mengikuti pelaksanaan PPDB sebagaimana sudah diatur oleh sistem dan tidak ada model "titip-menitip" pada proses penerimaan siswa.
"Proses PPDB diawasi berbagai pihak, ada Ombudsman, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Lakukan proses pendaftaran 'by system' dan normatif sebagaimana mengacu Permendikbud," katanya.
Jadwal penyelenggaraan tahapan PPDB Kota Semarang 2024, meliputi taman kanak-kanan (TK) dan sekolah dasar, untuk pendaftaran 18-22 Juni 2024, pengumuman 25 Juni 2024, pukul 00.01 WIB, dan daftar ulang 26-28 Juni 2024, sedangkan tingkat sekolah menengah pertama, untuk pendaftaran 24-28 Juni 2024, pengumuman 1 Juli 2024, dan daftar ulang 2-4 Juli 2024.
Kuota PPDB TK dan SD, untuk zonasi 79 persen, afirmasi 16 persen, dan mutasi atau perpindahan tugas orang tua lima persen, sedangkan tingkat SMP, untuk zonasi 51 persen, prestasi 28 persen, afirmasi 16 persen, dan mutasi atau perpindahan tugas orang tua lima persen.
Baca juga: Pemkot Pekalongan tingkatkan pengawasan PPDB cegah pungli
"Posko pengaduan di sekolah ada. Bahkan, saya sampaikan (kantor, red.) kelurahan juga bisa menjadi posko PPDB," kata Kepala Disdik Kota Semarang Bambang Pramusinto di Semarang, Minggu.
Disdik Kota Semarang telah melaksanakan sosialisasi PPDB dengan mengundang berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh masyarakat, lembaga pemberdayaan masyarakat, dan Karang Taruna.
Ia mengatakan camat dan lurah yang menjadi pemangku wilayah juga dilibatkan dalam sosialisasi PPDB dengan harapan bisa membantu jika ada masyarakat yang membutuhkan informasi.
"Saya sampaikan (dalam sosialisasi, red.), camat, lurah, dan kepala sekolah menjadi kepanjangan tangan dari Dinas Pendidikan untuk melaksanakan sosialisasi PPDB," katanya.
Ia menjelaskan ketika ada masyarakat selaku orang tua calon peserta didik yang bingung dengan mekanisme atau alur PPDB bisa mendatangi kantor kecamatan, kelurahan, atau sekolah terdekat.
"Kalau masyarakat ada yang bingung, ya sudah datang saja ke sekolah, misalnya mau nanya PPDB sebenarnya bagaimana, alurnya seperti apa. Bisa juga bertanya ke lurah," kata Bambang.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat harus mengikuti pelaksanaan PPDB sebagaimana sudah diatur oleh sistem dan tidak ada model "titip-menitip" pada proses penerimaan siswa.
"Proses PPDB diawasi berbagai pihak, ada Ombudsman, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Lakukan proses pendaftaran 'by system' dan normatif sebagaimana mengacu Permendikbud," katanya.
Jadwal penyelenggaraan tahapan PPDB Kota Semarang 2024, meliputi taman kanak-kanan (TK) dan sekolah dasar, untuk pendaftaran 18-22 Juni 2024, pengumuman 25 Juni 2024, pukul 00.01 WIB, dan daftar ulang 26-28 Juni 2024, sedangkan tingkat sekolah menengah pertama, untuk pendaftaran 24-28 Juni 2024, pengumuman 1 Juli 2024, dan daftar ulang 2-4 Juli 2024.
Kuota PPDB TK dan SD, untuk zonasi 79 persen, afirmasi 16 persen, dan mutasi atau perpindahan tugas orang tua lima persen, sedangkan tingkat SMP, untuk zonasi 51 persen, prestasi 28 persen, afirmasi 16 persen, dan mutasi atau perpindahan tugas orang tua lima persen.
Baca juga: Pemkot Pekalongan tingkatkan pengawasan PPDB cegah pungli
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disdik Kudus: Pengisian jabatan 10 kepala sekolah tunggu petunjuk Kemendikdasmen
13 August 2026 18:44 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Penarikan KKN UIN Walisongo, dua kecamatan di Kabupaten Semarang berharap waktu KKN diperpanjang
07 September 2026 9:05 WIB
Menjadi cerdas tanpa sombong: Pesan Ulama Hadis Turki bagi Santri Ma'had Al Jami'ah Walisongo
07 September 2026 9:01 WIB
Dirut ANTARA berbagi tips sukses dengan mahasiswa Universitas Halu Uleo Kendari
03 September 2026 22:50 WIB
Ismail Fahmi bekali mahasiswa baru UMS dengan literasi digital dan masa depan
03 September 2026 19:20 WIB
UGM gali pengetahuan lokal mitigasi bencana dalam toponimi di perbatasan Jateng - Jabar
03 September 2026 12:49 WIB
Pakar Internasional takjub dengan kecanggihan Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo
03 September 2026 9:07 WIB