Ruas jalan Selo - Borobudur bisa dilewati usai tertimbun longsor
Jumat, 19 Januari 2024 13:45 WIB
Tim gabungan BPBD, TNI, Polri dan warga setempat saat menyingkirkan material tanah Lonsor dengan alat berat di jalur SSB di Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jateng Jumat (19/1/2024). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto
Boyolali (ANTARA) - Material tanah longsor yang sempat menutup arus jalan di jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB), tempatnya di Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (19/1) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, berhasil disingkirkan.
Material yang menutup badan jalan sepanjang 50 meter dengan tinggi sekitar 5 meter itu sempat membuat arus kendaraan dari dua arah baik dari Boyolali maupun Magelang macet total.
Sarwoto (50), warga setempat, Jumat, mengatakan, sejumlah petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan warga setempat menyingkirkan material longsor dengan dibantu satu unit alat berat.
Dalam musibah itu dua unit mobil sempat tergelincir ke bawah tebing sekitar 6 meter karena terdorong material longsor, tetapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
"Mobil itu melintas saat musibah terjadi, sehingga terdorong ke bawah tebing sedalam sekitar enam meter, tetapi tidak ada korban jiwa. Mobil itu lalu diderek ke atas," katanya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Boyolali Suratno mengatakan material longsor di Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Boyolali sudah berhasil disingkirkan dengan alat berat.
Akses jalan sudah dapat dilalui kembali secara normal sekitar pukul 12.00 WIB.
BPBD juga menerima laporan adanya tanah longsor yang menimpa rumah warga di Desa Suroteleng dan juga di Dukuh Katahan, Desa Sangiran.
"Harapan kita semoga dengan kejadian ini masyarakat lebih waspada dan tidak perlu panik," katanya.
Material yang menutup badan jalan sepanjang 50 meter dengan tinggi sekitar 5 meter itu sempat membuat arus kendaraan dari dua arah baik dari Boyolali maupun Magelang macet total.
Sarwoto (50), warga setempat, Jumat, mengatakan, sejumlah petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan warga setempat menyingkirkan material longsor dengan dibantu satu unit alat berat.
Dalam musibah itu dua unit mobil sempat tergelincir ke bawah tebing sekitar 6 meter karena terdorong material longsor, tetapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
"Mobil itu melintas saat musibah terjadi, sehingga terdorong ke bawah tebing sedalam sekitar enam meter, tetapi tidak ada korban jiwa. Mobil itu lalu diderek ke atas," katanya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Boyolali Suratno mengatakan material longsor di Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Boyolali sudah berhasil disingkirkan dengan alat berat.
Akses jalan sudah dapat dilalui kembali secara normal sekitar pukul 12.00 WIB.
BPBD juga menerima laporan adanya tanah longsor yang menimpa rumah warga di Desa Suroteleng dan juga di Dukuh Katahan, Desa Sangiran.
"Harapan kita semoga dengan kejadian ini masyarakat lebih waspada dan tidak perlu panik," katanya.
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Jateng minta penanganan longsor Ungaran Timur tuntas dalam sepekan
17 February 2026 15:54 WIB
Wapres tinjau tanah gerak di Jangli Semarang, ingatkan utamakan keselamatan
15 February 2026 1:07 WIB
BPBD Cilacap cek lokasi bencana banjir dan gerakan tanah di Kalipada Pamulihan
12 February 2026 14:30 WIB
Pemprov Jateng kaji geologi lahan huntara korban tanah gerak di Kabupaten Tegal
10 February 2026 11:31 WIB
Perkenalkan tapak suci, mahasiswa KKN Dik UMS tanamkan ideologi Muhammadiyah di tanah Arab
09 February 2026 13:36 WIB
Gubernur pastikan korban tanah gerak di Desa Padasari Tegal dapat hunian tetap
06 February 2026 21:31 WIB
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Gubernur Jateng minta penanganan longsor Ungaran Timur tuntas dalam sepekan
17 February 2026 15:54 WIB
Tim gabungan dan warga gotong royong atasi tanggul Sungai Tuntang Demak yang jebol
17 February 2026 15:51 WIB