Waspada angin kencang di masa pancaroba
Sabtu, 28 Oktober 2023 13:17 WIB
Kepala BPBD Kabupaten Temanggung Toifur Hadi. ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung mengimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap bencana di masa pancaroba, terutama kejadian angin kencang.
"Berdasarkan keterangan dari BMKG, pada akhir Oktober ini sudah memasuki pancaroba yang berdampak munculnya puting beliung," kata Kepala BPBD Kabupaten Temanggung Toifur Hadi di Temanggung, Sabtu.
Ia menyampaikan deteksi terhadap bencana puting beliung ini agak susah, karena tiba-tiba muncul dan tidak ada tanda-tanda sebelumnya.
Beberapa waktu lalu sudah terjadi puting beliung di Kabupaten Temanggung, antara lain di wilayah Kecamatan Kedu yang mengakibatkan beberapa atap rumah rusak.
"Kami bersama dengan teman-teman relawan, minimal mempercepat proses untuk saling memberikan informasi sehingga kejadian bencana yang terjadi bisa segera diatasi," katanya.
Ia menuturkan paling tidak mengimbau masyarakat untuk berhati-berhati, supaya lebih peka terhadap lingkungan. Kalau ada informasi kejadian awal segera sampaikan ke BPBD atau pihak terkait lainnya.
"Semua lapisan masyarakat maupun melalui jalur relawan yang ada di Kabupaten Temanggung, ada destana, ada komunitas relawan, dan organisasi masyarakat bisa menyampaikan informasi ke kami jika ada kejadian," katanya.
Terkait distribusi air bersih ke daerah kekeringan, katanya hingga saat ini masih terus berlangsung di Kabupaten Temanggung.
Ia menyebutkan sampai saat ini sebanyak 35 desa di 12 kecamatan dengan 7.633 keluarga yang mendapatkan pasokan air bersih.
Selama musim kemarau ini BPBD Kabupaten Temanggung telah menyalurkan 487 tangki air bersih ke daerah kekeringan tersebut.
"Berdasarkan keterangan dari BMKG, pada akhir Oktober ini sudah memasuki pancaroba yang berdampak munculnya puting beliung," kata Kepala BPBD Kabupaten Temanggung Toifur Hadi di Temanggung, Sabtu.
Ia menyampaikan deteksi terhadap bencana puting beliung ini agak susah, karena tiba-tiba muncul dan tidak ada tanda-tanda sebelumnya.
Beberapa waktu lalu sudah terjadi puting beliung di Kabupaten Temanggung, antara lain di wilayah Kecamatan Kedu yang mengakibatkan beberapa atap rumah rusak.
"Kami bersama dengan teman-teman relawan, minimal mempercepat proses untuk saling memberikan informasi sehingga kejadian bencana yang terjadi bisa segera diatasi," katanya.
Ia menuturkan paling tidak mengimbau masyarakat untuk berhati-berhati, supaya lebih peka terhadap lingkungan. Kalau ada informasi kejadian awal segera sampaikan ke BPBD atau pihak terkait lainnya.
"Semua lapisan masyarakat maupun melalui jalur relawan yang ada di Kabupaten Temanggung, ada destana, ada komunitas relawan, dan organisasi masyarakat bisa menyampaikan informasi ke kami jika ada kejadian," katanya.
Terkait distribusi air bersih ke daerah kekeringan, katanya hingga saat ini masih terus berlangsung di Kabupaten Temanggung.
Ia menyebutkan sampai saat ini sebanyak 35 desa di 12 kecamatan dengan 7.633 keluarga yang mendapatkan pasokan air bersih.
Selama musim kemarau ini BPBD Kabupaten Temanggung telah menyalurkan 487 tangki air bersih ke daerah kekeringan tersebut.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPBD Cilacap cek lokasi bencana banjir dan gerakan tanah di Kalipada Pamulihan
12 February 2026 14:30 WIB
BPBD Purbalingga kerahkan alat berat percepat pemulihan infrastruktur pascabencana
29 January 2026 16:14 WIB
Intensitas hujan turun, jumlah desa terdampak banjir di Pati berkurang jadi 58 desa
26 January 2026 11:09 WIB
BPBD Kudus mencatat ratusan pengungsi mulai terdampak banjir pulang ke rumah
23 January 2026 20:14 WIB
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Pemprov Jateng kaji geologi lahan huntara korban tanah gerak di Kabupaten Tegal
10 February 2026 11:31 WIB
Gubernur pastikan korban tanah gerak di Desa Padasari Tegal dapat hunian tetap
06 February 2026 21:31 WIB
Wapres minta warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal tinggalkan rumah
06 February 2026 21:26 WIB
Wapres Gibran dan Gubernur Jateng kunjungi pengungsi korban tanah gerak di Tegal
06 February 2026 14:06 WIB
Pemkab Tegal: Pergerakan tanah masih bersifat dinamis berdampak ratusan rumah
04 February 2026 21:01 WIB