Meksiko dilanda gelombang panas, 8 orang tewas
Minggu, 18 Juni 2023 10:59 WIB
Ilustrasi - Warga berjalan menggunakan payung di tengah cuaca terik akibat fenomena alam peningkatan suhu panas dalam beberapa hari terakhir, Jakarta, Senin (24/4/2023). ANTARA FOTO/Fauzan/nym.
Toronto (ANTARA) - Sebanyak delapan orang meninggal dunia dalam gelombang panas ekstrem baru-baru ini di Meksiko, demikian dilaporkan media pada Jumat malam (16/6).
Cuaca panas, terutama yang sangat parah di negara bagian Sonora, Veracruz, Quintana Roo, dan Oaxaca, akan berlanjut selama beberapa hari lagi, menurut laporan tersebut.
Hari-hari terpanas dalam beberapa tahun terakhir dialami di Meksiko, saat suhu udara mencapai lebih dari 40 derajat, menurut laporan.
Cuaca panas, terutama yang sangat parah di negara bagian Sonora, Veracruz, Quintana Roo, dan Oaxaca, akan berlanjut selama beberapa hari lagi, menurut laporan tersebut.
Hari-hari terpanas dalam beberapa tahun terakhir dialami di Meksiko, saat suhu udara mencapai lebih dari 40 derajat, menurut laporan.
Pewarta : Cindy Frishanti Octavia
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG: Waspadai hujan sedang hingga lebat disertai petir di Jateng bagian selatan
28 January 2026 16:47 WIB
HNSI Batang minta nelayan pantura waspadai gelombang tinggi dan angin kencang
14 January 2026 14:52 WIB
Prakiraan cuaca Semarang hari ini, terpantau bibit siklon tropis di Samudera Hindia
04 August 2025 8:23 WIB
Wakil Ketua DPRD minta pemda mitigasi potensi gelombang tinggi pesisir selatan
17 July 2025 19:27 WIB
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Wapres tinjau tanah gerak di Jangli Semarang, ingatkan utamakan keselamatan
15 February 2026 1:07 WIB
Pemprov Jateng kaji geologi lahan huntara korban tanah gerak di Kabupaten Tegal
10 February 2026 11:31 WIB
Gubernur pastikan korban tanah gerak di Desa Padasari Tegal dapat hunian tetap
06 February 2026 21:31 WIB
Wapres minta warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal tinggalkan rumah
06 February 2026 21:26 WIB
Wapres Gibran dan Gubernur Jateng kunjungi pengungsi korban tanah gerak di Tegal
06 February 2026 14:06 WIB