Boyolali (ANTARA) - Warga mengantre untuk mendapat vaksinasi COVID-19 dosis penguat di tempat pelayanan vaksinasi yang disediakan oleh Dinas Kesehatan di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Rabu.

Warga yang mendaftar untuk menjalani vaksinasi di Asrama Haji Donohudan berasal dari Kecamatan Ngemplak di Kabupaten Boyolalu serta bagian dari wilayah Solo Raya dan Yogyakarta.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Erma Makiah mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Boyolali menyediakan 500 dosis vaksin COVID-19 buatan Pfizer untuk melayani warga di Asrama Haji Donohudan.

Selain itu, menurut dia, Dinas Kesehatan menyiapkan cadangan sekitar 150 dosis vaksin COVID-19 produksi Pfizer untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi penambahan pengguna pelayanan vaksinasi.

Ia mengatakan bahwa jumlah warga yang mendaftar untuk mendapatkan vaksinasi sudah lebih dari 500 orang, dan kebanyakan hendak menjalani vaksinasi penguat.

"Jadi vaksinasi dosis satu dan dua rata-rata sudah lengkap," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Puji Astuti mengatakan bahwa stok vaksin COVID-19 masih aman karena Boyolali pada Selasa (18/10) baru mendapat jatah 1.200 dosis vaksin COVID-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Dinas Kesehatan Boyolali mendorong warga menjalani vaksinasi penguat untuk meningkatkan ketahanan tubuh terhadap serangan virus corona penyebab COVID-19.

Di Boyolali, vaksinasi COVID-19 dosis pertama tercatat sudah dilakukan pada 870.384 orang atau 93,53 persen dari total 930.580 warga yang menjadi target vaksinasi.

Sedangkan vaksinasi kedua dan ketiga tercatat sudah mencakup 86,05 persen dan 32,32 persen dari sasaran vaksinasi COVID-19 di Boyolali.

Di samping itu, ada 3.596 orang atau 98,31 persen dari total sasaran dalam kelompok sumber daya manusia bidang kesehatan yang telah mendapatkan vaksinasi dosis keempat.
 

Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2024