27 SMP di Kudus ujicoba PPDB daring
Selasa, 14 Juni 2022 22:31 WIB
Uji coba PPDB secara daring diikuti 27 SMP di Aula SMP Negeri 2 Kudus, Selasa (14/6/2022). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Kudus (ANTARA) - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menggelar uji coba pendaftaran peserta didik baru secara daring diikuti semua operator SMP sebagai persiapan menghadapi PPDB mendatang.
Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Afri Shofianingrum di Kudus, Selasa, mengatakan uji coba tersebut dimulai dari login awal dengan akun operator hingga praktik pendaftaran di masing-masing sekolah.
Uji coba PPDB secara daring diikuti 27 SMP di Kudus tersebut, digelar di SMP Negeri 2 Kudus.
Ia menjelaskan uji coba PPDB untuk mengingatkan kembali cara mengoperasikan sistem pendaftaran secara daring.
Meskipun alurnya sama seperti tahun lalu, kata dia, untuk operator masing-masing sekolah ada yang baru sehingga perlu penyesuaian.
"Setidaknya, ketika ada permasalahan bisa langsung ditanyakan kepada narasumber PPDB daring dan kesiapan website-nya jika memang ada yang bermasalah bisa langsung ditangani," ujarnya.
Jadwal pelaksanaan PPDB secara daring, dimulai tanggal 20-25 Juni 2022, sedangkan alamat website PPDB http://kudus.siap-ppdb.com.
Dalam pendaftaran, terdapat empat jalur mulai dari jalur zonasi dengan persentase 50 persen, jalur prestasi sebesar 30 persen, jalur afirmasi 15 persen, dan jalur perpindahan orang tua lima persen.
Sekolah swasta yang mengikuti PPDB secara daring tercatat tiga di antara 24 SMP yang ada di daerah itu, sedangkan sekolah negeri tercatat 24 SMP di antara 27 sekolah di Kudus.
Ketiga SMP swasta yang mengikuti PPDB secara daring, yakni SMP Muhammadiyah 1 Kudus, SMP PGRI Jati, dan SMPIT Assa'idiyah Kudus, sedangkan SMP negeri yang tidak bisa mengikuti PPDB daring karena faktor lokasi yang berada di daerah terpencil ada SMP satu atap Gebog, SMP satu atap Undaan, dan SMP 3 Dawe.
Kepala SMPIT Assa'idiyah Kudus Susanto mengungkapkan alasannya mengikuti PPDB daring karena ada masukan dari beberapa SD sekitar dan orang tua yang jarak rumahnya tanggung untuk mendaftar ke SMP negeri, sehingga meminta SMPIT Assa'idiyah bisa ikut daring agar bisa dijadikan pilihan kedua saat mereka mendaftar.
"Jika tidak bisa mendaftar ke SMP negeri bisa langsung memilih SMPIT Assa'idiyah sebagai pilihan keduanya. Kebetulan dari kuota siswa 160 orang untuk lima kelas baru terpenuhi tiga kelas sehingga dua kelas kami buka pendaftaran secara daring," ujarnya.
Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Afri Shofianingrum di Kudus, Selasa, mengatakan uji coba tersebut dimulai dari login awal dengan akun operator hingga praktik pendaftaran di masing-masing sekolah.
Uji coba PPDB secara daring diikuti 27 SMP di Kudus tersebut, digelar di SMP Negeri 2 Kudus.
Ia menjelaskan uji coba PPDB untuk mengingatkan kembali cara mengoperasikan sistem pendaftaran secara daring.
Meskipun alurnya sama seperti tahun lalu, kata dia, untuk operator masing-masing sekolah ada yang baru sehingga perlu penyesuaian.
"Setidaknya, ketika ada permasalahan bisa langsung ditanyakan kepada narasumber PPDB daring dan kesiapan website-nya jika memang ada yang bermasalah bisa langsung ditangani," ujarnya.
Jadwal pelaksanaan PPDB secara daring, dimulai tanggal 20-25 Juni 2022, sedangkan alamat website PPDB http://kudus.siap-ppdb.com.
Dalam pendaftaran, terdapat empat jalur mulai dari jalur zonasi dengan persentase 50 persen, jalur prestasi sebesar 30 persen, jalur afirmasi 15 persen, dan jalur perpindahan orang tua lima persen.
Sekolah swasta yang mengikuti PPDB secara daring tercatat tiga di antara 24 SMP yang ada di daerah itu, sedangkan sekolah negeri tercatat 24 SMP di antara 27 sekolah di Kudus.
Ketiga SMP swasta yang mengikuti PPDB secara daring, yakni SMP Muhammadiyah 1 Kudus, SMP PGRI Jati, dan SMPIT Assa'idiyah Kudus, sedangkan SMP negeri yang tidak bisa mengikuti PPDB daring karena faktor lokasi yang berada di daerah terpencil ada SMP satu atap Gebog, SMP satu atap Undaan, dan SMP 3 Dawe.
Kepala SMPIT Assa'idiyah Kudus Susanto mengungkapkan alasannya mengikuti PPDB daring karena ada masukan dari beberapa SD sekitar dan orang tua yang jarak rumahnya tanggung untuk mendaftar ke SMP negeri, sehingga meminta SMPIT Assa'idiyah bisa ikut daring agar bisa dijadikan pilihan kedua saat mereka mendaftar.
"Jika tidak bisa mendaftar ke SMP negeri bisa langsung memilih SMPIT Assa'idiyah sebagai pilihan keduanya. Kebetulan dari kuota siswa 160 orang untuk lima kelas baru terpenuhi tiga kelas sehingga dua kelas kami buka pendaftaran secara daring," ujarnya.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diktilitbang PP Muhammadiyah sebut lonjakan guru besar jadi bukti UMS pada mutu pendidikan tinggi
21 January 2026 13:54 WIB
Pendidikan Biologi UMS gelar Workshop Seri Bioteknologi Fermentasi bagi guru SMP dan SMA
12 January 2026 12:07 WIB
Darul Arqam UMS rangkul PRM Krakitan bahas politik dan kebijakan pendidikan berbasis nilai Muhammadiyah
10 January 2026 12:06 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
UMS dorong inovasi pembelajaran matematika berbasis TIK untuk guru SMK Muhammadiyah Klaten
21 January 2026 13:57 WIB
Milad ke-16 HW UMS: Dari refleksi perjuangan menuju kader pemimpin yang berdampak
19 January 2026 14:12 WIB