PLN siagakan 3.341 personel 24 jam selama Ramadan
Senin, 4 April 2022 13:30 WIB
Selama Ramadan, untuk menjaga keandalan listrik, PLN menyiagakan menyiagakan 3.341 personel selama 24 jam. Personel PLN juga dilengkapi dengan peralatan dan armada pendukung berupa 14 unit mobil PDKB berjarak, 14 unit crane PDKB sentuh langsung, 161 unit mobil pelayanan teknik, 222 unit sepeda motor pelayanan teknik, 157 genset siaga, 113 trafo moblie, dan 4 unit Uninteruptable Power Supply (UPS) mobile. ANTARA/HO-PLN
Semarang (ANTARA) - PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik saat Bulan Suci Ramadan dengan menyiagakan 3.341 personel selama 24 jam.
General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DI Yogyakarta M Irwansyah Putra mengatakan penyiagaan personel dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat menjalankan ibadah dan saat berkumpul dengan keluarga.
"Untuk menjaga kenyamanan beribadah bersama keluarga selama Ramadan, PLN berfokus untuk memberikan pengamanan, salah satunya di tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya," kata Irwansyah.
Ribuan personel yang disiagakan itu terdiri dari petugas pelayanan teknik (yantek), petugas Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), dan petugas pemeliharaan.
Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, para petugas menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.
Selain itu PLN juga menyiagakan petugas command center sebagai bagian dari digitalisasi layanan PLN.
Baca juga: PLN berhasil pulihkan listrik pasca-gangguan cuaca di Yogyakarta
Baca juga: PLN gandeng UNS dorong konversi energi impor ke energi domestik
Penyiagaan personel PLN juga dilengkapi dengan peralatan dan armada pendukung berupa 14 unit mobil PDKB berjarak, 14 unit crane PDKB sentuh langsung, 161 unit mobil pelayanan teknik.
Selain itu, disiapkan juga 222 unit sepeda motor pelayanan teknik, 157 genset siaga, 113 trafo moblie, dan 4 unit Uninteruptable Power Supply (UPS) mobile.
Irwansyah juga memastikan pasokan listrik di Jawa Tengah dan DIY dalam keadaan aman, saat ini daya mampu di sistem Jateng-DIY sebesar 7.419 Mega Watt (MW) sedangkan beban puncak tertinggi berada di angka 4.676 MW, dengan begitu masih ada cadangan daya sebesar 30 persen lebih.
"Ini merupakan wujud komitmen kami untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama Ramadan serentak dengan 13 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan dan 1 Unit Pengatur Distribusi di Jateng & DIY," katanya.
Baca juga: PLN dukung Toyota kembangkan kendaraan listrik di Indonesia
Ia berharap dengan layanan berbasis digital, peralatan yang mutakhir, serta SDM yang mumpuni tersebut, PLN dapat memberikan pelayanan kelistrikan kepada pelanggan yang optimal terlebih lagi pada Bulan Ramadan.
Di Bulan Ramadan ini PLN juga menawarkan promo tambah daya hanya dengan Rp150 ribu bagi tarif sosial atau rumah ibadah. Promo ini berlaku sampai dengan 31 Mei 2022.
"Apabila pelanggan ingin mendapatkan informasi terkait promo tambah daya tersebut atau ingin melakukan pengaduan terkait dengan gangguan kelistrikan bisa melalui aplikasi PLN Mobile ataupun Contact Center 123," tutupnya.
Baca juga: PLN Magelang pulihkan sistem kelistrikan dari dampak cuaca ekstrem
General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DI Yogyakarta M Irwansyah Putra mengatakan penyiagaan personel dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat menjalankan ibadah dan saat berkumpul dengan keluarga.
"Untuk menjaga kenyamanan beribadah bersama keluarga selama Ramadan, PLN berfokus untuk memberikan pengamanan, salah satunya di tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya," kata Irwansyah.
Ribuan personel yang disiagakan itu terdiri dari petugas pelayanan teknik (yantek), petugas Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), dan petugas pemeliharaan.
Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, para petugas menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.
Selain itu PLN juga menyiagakan petugas command center sebagai bagian dari digitalisasi layanan PLN.
Baca juga: PLN berhasil pulihkan listrik pasca-gangguan cuaca di Yogyakarta
Baca juga: PLN gandeng UNS dorong konversi energi impor ke energi domestik
Penyiagaan personel PLN juga dilengkapi dengan peralatan dan armada pendukung berupa 14 unit mobil PDKB berjarak, 14 unit crane PDKB sentuh langsung, 161 unit mobil pelayanan teknik.
Selain itu, disiapkan juga 222 unit sepeda motor pelayanan teknik, 157 genset siaga, 113 trafo moblie, dan 4 unit Uninteruptable Power Supply (UPS) mobile.
Irwansyah juga memastikan pasokan listrik di Jawa Tengah dan DIY dalam keadaan aman, saat ini daya mampu di sistem Jateng-DIY sebesar 7.419 Mega Watt (MW) sedangkan beban puncak tertinggi berada di angka 4.676 MW, dengan begitu masih ada cadangan daya sebesar 30 persen lebih.
"Ini merupakan wujud komitmen kami untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama Ramadan serentak dengan 13 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan dan 1 Unit Pengatur Distribusi di Jateng & DIY," katanya.
Baca juga: PLN dukung Toyota kembangkan kendaraan listrik di Indonesia
Ia berharap dengan layanan berbasis digital, peralatan yang mutakhir, serta SDM yang mumpuni tersebut, PLN dapat memberikan pelayanan kelistrikan kepada pelanggan yang optimal terlebih lagi pada Bulan Ramadan.
Di Bulan Ramadan ini PLN juga menawarkan promo tambah daya hanya dengan Rp150 ribu bagi tarif sosial atau rumah ibadah. Promo ini berlaku sampai dengan 31 Mei 2022.
"Apabila pelanggan ingin mendapatkan informasi terkait promo tambah daya tersebut atau ingin melakukan pengaduan terkait dengan gangguan kelistrikan bisa melalui aplikasi PLN Mobile ataupun Contact Center 123," tutupnya.
Baca juga: PLN Magelang pulihkan sistem kelistrikan dari dampak cuaca ekstrem
Pewarta : KSM
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Srikandi PLN hadirkan Ruang Cerita Ibu, dukung perempuan tumbuh dan berdaya di Solo
24 January 2026 7:57 WIB
Pekalongan terdampak banjir, PLN gerak cepat amankan listrik dan salurkan bantuan bagi pengungsi
22 January 2026 13:34 WIB
Mereka yang bersiaga jaga keandalan kelistrikan di titik massa saat pergantian tahun
03 January 2026 17:51 WIB