Udinus siap kembangkan aplikasi pendeteksi TBC
Rabu, 3 November 2021 19:16 WIB
Direktur Center of Excellence Udinus Semarang Zainal Hasibuan. ANTARA/ I.C. Senjaya
Semarang (ANTARA) - Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang akan mengembangkan aplikasi pendeteksi penyakit Tubercolusis (TBC) berbasis kecerdasan buatan.
Direktur Center of Excellence Udinus Semarang Zainal Hasibuan di Semarang, Rabu, mengatakan pengembangan kecerdasan buatan tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan komputet super hibah dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dalam program Kedaibreka.
"Kami akan coba tangkap data dan diolah. Mudah-mudahan bisa mendapat pola, kenapa orang bisa terkena TBC," katanya.
Aplikasi tersebut, lanjut dia, diharapkan bisa memrediksi terjadinya penularan TBC.
Selain bidang kesehatan, kata dia, server komputer super dengan nilai total hibah hingga Rp8 miliar tersebut juga akan digunakan untuk mengembangkan aplikasi E-UMKM dan E-Cultural Heritage di tahun pertamanya nanti.
"E-UMKM untuk sementara wilayah Jawa Tengah dahulu. Diharapkan bisa menjamin rantai penawaran," katanya.
Adapun E-Cultural Heritage, lanjut dia, diharapkan tidak hanya mendukung pelestarian budaya saja, namun juga pariwisata.
Melalui hibah komputer super berkekuatan besar ini, lanjut dia, diharapkan berbagai simpul dapat terhubung dengan memanfaatkan teknologi ini.
Udinus Semarang memperoleh hibah server komputer super senilai Rp8 miliar dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melalui program Kedaireka.
Udinus merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Jawa Tengah yang dilengkapi dengan server komputer super DGX A100 NVIDIA tersebut.
Direktur Center of Excellence Udinus Semarang Zainal Hasibuan di Semarang, Rabu, mengatakan pengembangan kecerdasan buatan tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan komputet super hibah dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dalam program Kedaibreka.
"Kami akan coba tangkap data dan diolah. Mudah-mudahan bisa mendapat pola, kenapa orang bisa terkena TBC," katanya.
Aplikasi tersebut, lanjut dia, diharapkan bisa memrediksi terjadinya penularan TBC.
Selain bidang kesehatan, kata dia, server komputer super dengan nilai total hibah hingga Rp8 miliar tersebut juga akan digunakan untuk mengembangkan aplikasi E-UMKM dan E-Cultural Heritage di tahun pertamanya nanti.
"E-UMKM untuk sementara wilayah Jawa Tengah dahulu. Diharapkan bisa menjamin rantai penawaran," katanya.
Adapun E-Cultural Heritage, lanjut dia, diharapkan tidak hanya mendukung pelestarian budaya saja, namun juga pariwisata.
Melalui hibah komputer super berkekuatan besar ini, lanjut dia, diharapkan berbagai simpul dapat terhubung dengan memanfaatkan teknologi ini.
Udinus Semarang memperoleh hibah server komputer super senilai Rp8 miliar dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melalui program Kedaireka.
Udinus merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Jawa Tengah yang dilengkapi dengan server komputer super DGX A100 NVIDIA tersebut.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pangeran asal Brunei Darussalam temui Ahmad Luthfi, jajaki investasi energi terbarukan di Jateng
06 February 2026 7:55 WIB
Peneliti ungkap spesies baru Nepenthes dari Kalbar, terpantau awal via medsos
24 January 2026 14:38 WIB
Mahasiswa SV Undip olah limbah jelantah dengan ekstrak kemangi jadi biocleaner
11 November 2025 8:32 WIB
Tahun depan Pemkot Semarang siapkan bus listrik koridor Mangkang - Penggaron
06 November 2025 21:32 WIB
Terpopuler - Sains dan Rekayasa
Lihat Juga
Pangeran asal Brunei Darussalam temui Ahmad Luthfi, jajaki investasi energi terbarukan di Jateng
06 February 2026 7:55 WIB
Peneliti ungkap spesies baru Nepenthes dari Kalbar, terpantau awal via medsos
24 January 2026 14:38 WIB
Mahasiswa SV Undip olah limbah jelantah dengan ekstrak kemangi jadi biocleaner
11 November 2025 8:32 WIB
Tahun depan Pemkot Semarang siapkan bus listrik koridor Mangkang - Penggaron
06 November 2025 21:32 WIB