Solo (ANTARA) - PSM Makassar berhasil menundukkan Persita Tangerang dengan skor 3-0 dalam Pertandingan lanjutan BRI Liga 1 Indonesia musim 2021/2022 yang digelar di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, pada Senin malam.

Babak pertama cukup menarik karena kedua kesebelasan menampilkan permainan terbaik untuk bisa memenangi pertandingan untuk memperbaiki posisi pada klasemen semenatan Liga 1 Indonesia.

Persita yang bermain agresif mendapat peluang pada menit ke-11 melalui pemain bernomor punggung 33, Sin Yeong, tetapi tendangan keras dengan kaki kirinya menyamping kiri gawang PSM sehingga belum mengubah kedudukan.

Baca juga: PSS Sleman taklukkan Borneo FC 2-1
Baca juga: Bali United ditahan imbang PSIS 0-0

PSM yang mendapat tekanan dari Persita, langsung melakukan serangan balik melalui Ilham Armaiyn, Anco Jansen, dan Willem Pluim, tetapi belum membuahkan gol. Peluang PMS diraih melalui Ilham Armaiyn pada menit 15, tetapi bolanya melambung di atas gawang Persita.

Bahkan, peluang PSM terjadi pada menit ke-22, melalui tendangan kaki Sutanto Tan, tetapi sayang bolanya pas dipelukan kiper Dhika Bayangkara. PSM pada menit ke-25 pendapat peluang tendangan dari kaki Anco Jansen, tetapi bola kembali dapat ditepis kiper Dhika Bayangkara, dan selamatlah gawang Persita.

Serangan PSM baru berhasil membuahkan gol pada menit 27, melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti oleh kaki kanan M. Arfan yang bolanya ke arah pojok gawang Persita, dan tidak mampu diantisipasi kiper Dhika Bayangkara sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk PSM.

PSM melawan Persita berlangsung cukup seru pada akhir-akhir babak pertama karena keduanya mengeluarkan kemampuannya untuk bisa mencetak gol ke gawang lawan. Namun, kedudukan 1-0 untuk PSM tetap bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua Persita mengambil inisiatif serangan dengan menekan ke pertahanan PSM, tetapi serangan bolanya masih dapat dihalau pemain barisan belakang lawan. Sebaliknya, PSM yang melakukan serangan balik cepat sering membahayakan gawang Persita.

PSM mendapat peluang pada menit 65 melalui pemain Willim Pluim yang melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti gawang Persita, tetapi sayang bolanya mampu ditepis kiper Dhilka Bayangkara sehingga belum mendapah gol untuk timnya.

PSM baru mampu menambah gol pada menit 75 melalui tendangan keras M Arfan, yang memanfaatkan umpan balik dari Ikhwan Azka, dan gol sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk PSM.

PSM menambah gol melalui Willim Pluim, dengan tendangan bola mati dari luar kotak penalti Persita. Bola yang mengarah pojok gawang Persita, tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Dhika Bayangkara, sehingga kedudukan menjadi 3-0 untuk PSM.

Satu-satunya peluang Persita pada babak kedua terjadi pada menit ke-70 melalui tendangan bebas yang dilakukan oleh Harrison Cardoso, yang mengarah sudut gawang, tetapi bola mampu ditepis kiper Hilman Syah yang bermain cemerlang. Kedudukan 3-0 untuk PSM ini, tetap bertahan hingga babak kedua berakhir.

Wasit yang memimpin pertandingan antara PSM melawan Persita tersebut, M Erfan Efendi asal Jawa Timur, mengeluarkan empat kartu kuning untuk Syaeful Anwar ( Persita), Erwoin Gutawa, Fajar Handika (PSM), dan pelatih PSM Makassar Milomir Seslija juga terkena kartu kuning karena ikut selebrasi bersama pemain di dalam lapangan.

PSM yang mengalahkan Persita mendapat tiga poin sehingga posisinya naik dari 9 ke urutan 5 klasemen sementara dari 10 kali main, empat kali menang, empat kali seri dan dua kali kalah dengan nilai 16 poin. PSM berada di bawah Bhayangkara FC, Persib Bandung, PSIS Semarang, dan Arema FC. Persita menempati posisi 9 dengan nilai tetap 13 poin.
 

Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Antarajateng
Copyright © ANTARA 2024