Cilacap (ANTARA) - PT Kilang Pertamina Internasional Unit Cilacap komitmen untuk membangun masyarakat mandiri ekonomi salah satunya dengan memberikan fasilitas berupa sarana berjualan bagi pedagang kuliner di wilayah Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Sarana yang berlokasi di area lapangan sepak bola Jalan Thamrin, Cilacap, serta terselenggara atas sinergi Program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan Lembaga Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Kelurahan (LPPMK) Lomanis dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Patedan itu resmi dibuka pada Jumat (18/9) sore.

Tempat yang diberi nama Warung UMKM Lokajaya Lomanis itu dilengkapi dengan sembilan lapak yang berjajar rapi serta tempat mencuci piring di masing-masing unit dan fasilitas toilet umum yang bersih.

Peresmian Warung UMKM Lokajaya Lomanis juga diisi dengan penyerahan bantuan berupa 50 paket sembako untuk anak-anak yatim dan duafa serta 27 rompi untuk mendukung kegiatan Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas). 

Ketua LPPMK Lomanis Rokhani mengatakan bantuan yang diterima dari Pertamina termasuk fasilitas taman kecil sebagai arena bermain dengan pavingisasi area dan pemasangan gapura yang dilakukan kerja bakti bersama warga. 

"Jadi tidak hanya para pedagang yang merasakan manfaatnya, anak-anak juga mendapat sarana bermain yang aman dan nyaman, termasuk para pemuda di sini terlihat semangat untuk mengelola tempat ini dengan kesadaran mereka sendiri, terima kasih Pertamina," katanya. 

Baca juga: Menikmati keindahan wisata terpadu binaan Pertamina Cilacap di Kutawaru

Pjs Area Manager Communication, Relations, anda CSR PT KPI Unit Cilacap Edward Manaor Siahaan mengatakan upaya yang dilakukan ini sejalan dengan salah satu tugas yang diemban BUMN untuk turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah. 

"Dengan program CSR bidang ekonomi kami ingin menunjukkan kesungguhan Pertamina dalam mengemban salah satu tugas BUMN melalui PT KPI Unit Cilacap untuk memberdayakan usaha kecil dan menengah baik dari segi kapasitas, kemampuan dan sumber daya yang kami miliki melalui program kemitraan," katanya. 
 
Terkait dengan hal itu, dia berpesan keseriusan warga dalam mengelola dan menjaga infrastruktur tersebut akan berpengaruh terhadap perkembangan dan keberlanjutan usaha ke depannya. 

Dengan demikian, pihaknya dapat terus melakukan pendampingan sehingga masyarakat benar-benar bisa mandiri dan memperoleh manfaat secara ekonomi. 

Edward menambahkan keseriusan Pertamina dalam membantu kebangkitan UMKM di masa pandemi selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs) meliputi tiga pilar, yakni pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan. 

"Pilar pembangunan sosial di antaranya seperti tertuang dalam tujuan kesatu, dua, tiga, empat dan lima. Sedangkan pilar pembangunan ekonomi sebagaimana tujuan ketujuh, delapan, sembilan, sepuluh, dan tujuh belas, serta pilar pembangunan lingkungan sesuai tujuan SDGs keenam, sebelas, dua belas, tiga belas, empat belas dan lima belas," katanya.

Kegiatan peresmian Warung UMKM Lokajaya Lomanis juga disaksikan oleh Camat Cilacap Tengah Bambang Wijoseno, Lurah Lomanis, Wahyu Indarto, Bhabibkamtimas, Babinsa, serta tokoh masyarakat setempat dalam jumlah terbatas dan penerapan protokol kesehatan secara ketat.  

Sebelumnya, Pertamina bersama LPPMK Kutawaru juga membangun 15 lapak kuliner di area Dermaga Kutawaru yang diberi nama Patra Bahari Food Center sebagai tempat berjualan warga untuk mendukung fasilitas penunjang ekowisata di daerah itu.

Baca juga: 100 anak ikuti khitanan massal Pertamina-Bazma Cilacap
Baca juga: Watannas RI apresiasi persentase TKDN di Pertamina Cilacap

Pewarta : KSM
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2024