Ganjar: Candi Borobudur belum dibuka untuk wisatawan
Rabu, 8 September 2021 16:49 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Muhammadiyah Magelang, Jawa Tengah, Rabu (8/9/2021). ANTARA/Heru Suyitno
Magelang (ANTARA) - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang hingga saat ini belum dibuka untuk umum atau wisatawan.
"Belum dibuka, tetapi kami minta untuk siap-siap," katanya usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Muhammadiyah Magelang, Jawa Tengah, Rabu.
Menurut dia, Candi Borobudur sebenarnya relatif lebih siap karena tahun lalu juga pernah uji coba dan paling siap karena seluruh fasilitas ada di sana.
Baca juga: TSTJ dan Balekembang Solo siap terima kunjungan wisatawan
Ia menyampaikan destinasi wisata diminta untuk melakukan uji coba lebih dulu sebelum beroperasi.
Ganjar meminta pengelola destinasi wisata jika akan beroperasi supaya melapor kepada Satgas Penanganan COVID-19 di masing-masing daerah.
"Semua yang akan membuka kami harapkan untuk lapor, jangan tidak lapor. Kalau tidak lapor, ketahuan dan kemudian biasanya sulit untuk mengatur, maka akan kami bubarkan," katanya.
Ganjar juga menuturkan untuk saat ini tidak boleh ceroboh dan jangan ada euforia dengan penurunan kasus COVID.
"Kita tidak boleh ceroboh, kondisi bagus, tetapi jangan ada euforia dulu," katanya.
Baca juga: Banyumas pertimbangkan uji coba pembukaan semua objek wisata alam
Baca juga: Objek wisata Dieng siap dibuka dengan prokes ketat
"Belum dibuka, tetapi kami minta untuk siap-siap," katanya usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Muhammadiyah Magelang, Jawa Tengah, Rabu.
Menurut dia, Candi Borobudur sebenarnya relatif lebih siap karena tahun lalu juga pernah uji coba dan paling siap karena seluruh fasilitas ada di sana.
Baca juga: TSTJ dan Balekembang Solo siap terima kunjungan wisatawan
Ia menyampaikan destinasi wisata diminta untuk melakukan uji coba lebih dulu sebelum beroperasi.
Ganjar meminta pengelola destinasi wisata jika akan beroperasi supaya melapor kepada Satgas Penanganan COVID-19 di masing-masing daerah.
"Semua yang akan membuka kami harapkan untuk lapor, jangan tidak lapor. Kalau tidak lapor, ketahuan dan kemudian biasanya sulit untuk mengatur, maka akan kami bubarkan," katanya.
Ganjar juga menuturkan untuk saat ini tidak boleh ceroboh dan jangan ada euforia dengan penurunan kasus COVID.
"Kita tidak boleh ceroboh, kondisi bagus, tetapi jangan ada euforia dulu," katanya.
Baca juga: Banyumas pertimbangkan uji coba pembukaan semua objek wisata alam
Baca juga: Objek wisata Dieng siap dibuka dengan prokes ketat
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ganjar Pranowo harapkan sukarelawan Andika-Hendi tidak patah semangat
15 November 2024 8:54 WIB, 2024
Saksi sebut pembobolan bank pemerintah di Semarang jadi kerugian perusahaan
26 March 2024 8:46 WIB, 2024
Ganjar tanyakan kembali kebenaran hitung cepat sementara Pilpres 2024
14 February 2024 17:48 WIB, 2024