Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Achmad Husein meminta Forum Anak Banyumas (Fanmas) ikut serta mewujudkan Banyumas menjadi kabupaten layak anak karena anak-anak merupakan bagian terpenting dalam proses pembangunan.

"Anak-anak merupakan bagian terpenting dalam proses pembangunan sehingga kalian juga diajarkan untuk berperan aktif pada proses pembangunan bangsa," katanya saat menerima audiensi pengurus Famas di Sasana Wilis Rumah Dinas Bupati, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu.

Ia mengatakan dalam kegiatan Fanmas, anak-anak diajarkan saling mengemukakan pendapat dalam upaya penyelesaian masalah dan memberi masukan-masukan positif pada kegiatan pembangunan daerah.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Banyumas mendukung kehadiran Fanmas karena selama ini, organisasi tersebut juga berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

"Itu karena forum ini tak lain bertujuan untuk menjadikan Banyumas menjadi kabupaten layak anak yang dapat menjamin serta melindungi hak-hak anak seperti hak hidup, perlindungan, tumbuh kembang, serta partisipasi di berbagai bidang kehidupan," katanya.

Ketua Fanmas Periode 2019-2021 Kalma Jamila Zora mengatakan selama 2019-2020 akhir, pihaknya telah melaksanakan sejumlah kegiatan baik yang terprogram ataupun atas undangan dinas, sehingga Fanmas bisa berkiprah dan berperan dalam rangka penilaian kabupaten layak anak dengan capaian nilai 540.

"Nilai tersebut masuk pada indikator kabupaten layak anak, tingkat pratama," kata pelajar SMA Negeri 4 Purwokerto itu.

Baca juga: Forum anak Banyumas usulkan lebih banyak fasilitas umum ramah anak

Fanmas juga mendapatkan penghargaan dari U-Report dan Unicef Indonesia karena menjadi satu-satunya Forum Anak tingkat kabupaten di Indonesia yang memiliki inisiatif membuat laman pengaduan kekerasan secara daring, gratis, dan terintegrasi.

"Mohon izin Bapak, bahwa tahun ini masa kepengurusan kami sudah habis dan telah terbentuk kepengurusan baru, sehingga mohon berkenan Bapak untuk mengukuhkan. Ketua yang baru adalah Aditya," katanya.

Ketua Fanmas Periode 2021-2022 Muhammad Aditya Ibnu Salim mengatakan beberapa program Fanmas pada 2021 yang telah dilaksanakan, antara lain aksi sosial penggalangan serta penyaluran donasi untuk korban bencana di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat.

"Selanjutnya, kami akan melaksanakan kegiatan 'Forum Anak Tilik Desa', di mana kegiatan kami di sana adalah sosialisasi protokol kesehatan, belajar, dan mendongeng dengan anak-anak di desa tersebut dengan jumlah terbatas, kurang lebih ada 10-15 anak," kata pelajar SMA Negeri 3 Purwokerto itu.

Fanmas juga merencanakan kegiatan "Rembugan Bareng Bocah Banyumas' yang rutin berjalan setiap tahun sebagai sarana anak Banyumas menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah.

Ia mengatakan kegiatan tersebut pada 2021 akan mengusung tema "Dialog Anak dengan Bupati Banyumas" yang terselenggara secara daring.

"Kegiatan tersebut telah disusun. Ada penampilan video 'Ini Suaraku' yang telah dibuat dan merupakan suara dari anak-anak dari berbagai daerah termasuk anak berkebutuhan khusus tentang pengalaman di masa pandemik, sekaligus nanti akan ada beberapa anak yang berdialog dengan Bapak Bupati untuk menyampaikan keluh kesah yang mereka hadapi," katanya. 

Baca juga: Pemkot Magelang berkomitmen lindungi anak
Baca juga: Cegah Kekerasan di Sekolah, Surakarta Bentuk Forum Anak
 

Pewarta : Sumarwoto
Editor : Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2024