Bertanding di Rod Laver Arena, Kamis, Brady mencapai final Grand Slam pertamanya dan menghadapi tugas berat melawan Naomi Osaka yang menyingkirkan dia pada semifinal US Open.
Osaka yang juara edisi 2019 sebelumnya menyisihkan Williams dengan straight set, tapi Brady yang unggulan ke-22 memastikan Amerika Serikat menempatkan finalis lainnya satu tahun setelah Sofia Kenin menaklukkan Garbine Muguruza saat memperebutkan trofi 2020.
Baca juga: Naomi Osaka tundukkan Brady untuk melaju ke final US Open
Baca juga: Osaka akhiri impian Serena Williams genggam Grand Slam ke-24
Brady sempat tak bisa memanfaatkan empat match point karena gugup, namun akhirnya merayakan kemenangannya ketika Muchova melepaskan forehand yang melebar dari garis permainan.
Brady terkulai di atas lapangan ketika penonton bertepuk tangan untuknya dan masih mengatasi momen itu saat wawancara di lapangan.
"Saya tak bisa merasakan kaki saya. Kaki saya bergetar, jantung saya berdegup kencang. Saya gugup sekali," kata petenis berusia 25 tahun itu seperti dikutip Reuters.
"Saya jadi agak aneh hari ini, bersemangat sekali tapi pada saat yang sama merasa datar-datar saja.
"Kaki saya terasa segar tetapi pada saat yang sama tak bisa bergerak. Saya merasa seperti terjebak dalam lumpur, jadi saya tak terlalu menaikkan intensitas saya hingga awal set ketiga."
Baca juga: Upaya Nadal mengejar gelar Grand Slam ke-21 dipatahkan Tsitsipas
Baca juga: Medvedev cetak rekor 4-0 atas Rublev di perempat final Australian Open
Prestasi Brady semakin luar biasa setelah menjadi salah satu dari 72 pemain yang menghabiskan karantina ketat selama dua pekan dan tak bisa berlatih di lapangan seperti yang lain.
Muchova menyelamatkan match point dengan berani namun juga mendapatkan tiga peluang untuk mematahkan servis Brady.
Akhirnya, pada poin ke-18 dalam gim itu, Muchova tersandung oleh forehand yang akhirnya memberi jalan kepada Brady tembakan untuk meraih kesempatan merebut gelar Grand Slam pertamanya.
“Saya jelas bersemangat sekali berada di final Australia Terbuka, ini pencapaian luar biasa,” kata Brady.
"Saya kira ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Jelas dia sudah pernah memenangkan Grand Slam."
Baca juga: Lockdown berakhir, Australian Open akan dihadiri penonton
Baca juga: Djokovic habiskan 3,5 jam atasi Zverev menuju semifinal
Brady tantang Osaka di final Australian Open
Kamis, 18 Februari 2021 19:04 WIB
Jennifer Brady merayakan keberhasilannya mencapai final Australian Open setelah menyingkirkan petenis Ceko Karolina Muchova dalam semifinal di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 18 Februari 2021. ANTARA/REUTERS/ASANKA BRENDON RATNAYAKE.
Jakarta (ANTARA) - Jennifer Brady memastikan jatah Amerika Serikat dalam final tunggal putri Australian Open setelah Serena Williams tersingkir, usai menghentikan langkah Karolina Muchova 6-4 3-6 6-4 dalam semifinal.
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Antar Patriots menangi Super Bowl lagi, jari Brady kini dihiasi enam cincin juara
05 February 2019 16:40 WIB, 2019
Ditahan 1-1 Atas Burnley, Thibaut Courtois: Ini Pertandingan Tandang yang Sulit
13 February 2017 16:00 WIB, 2017
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Love Heals Padel Fest 2026 Semarang, padukan olahraga dan aksi kemanusiaan
05 February 2026 11:53 WIB
Berikut jadwal pekan kelima putaran kedua Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang
03 February 2026 9:50 WIB
Atlet menembak asal Banyumas borong tujuh medali di Panglima Kopassus Cup 2026
02 February 2026 13:44 WIB
Kesatria Bengawan Solo menyerah 70-83 dari Tangerang Hawks Basketball Club
02 February 2026 8:43 WIB