BNPB bantu Rp1 miliar untuk penanganan pengungsi Merapi di Magelang
Jumat, 20 November 2020 16:31 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo secara simbolis menyerahkan bantuan Rp1 miliar kepada Bupati Magelang Zaenal Arifin (ANTARA/Heru Suyitno)
Magelang (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Magelang Rp1 milair untuk mendukung kegiatan pelayanan kepada para pengungsi Gunung Merapi agar berjalan dengan baik.
"Kami memberikan bantuan dana siap pakai kepada empat pemerintah kabupaten (Sleman, Klaten, Boyolali, Magelang) masing-masing senilai Rp1 miliar untuk mendukung kegiatan-kegiatan pelayanan kepada pengungsi bisa berjalan dengan baik," katanya di Magelang, Jumat.
Ia menyampaikan hal tersebut usai mengunjungi tempat pengungsian warga kawasan Gunung Merapi di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat.
Dalam kunjungan tersebut Kepala BNPB didampingi, antara lain Bupati Magelang Zaenal Arifin dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin.
Doni mengatakan bantuan tersebut terutama untuk ketersediaan air bersih, sanitasi, makanan sehari-sehari termasuk khususnya kepada kelompok yang relatif rentan seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusuai, balita, dan juga kaum disabilitas.
Ia menuturkan Presiden selalu mengingatkannya ketika ada bencana maka pemerintah harus hadir.
"Inilah bukti nyata dari kehadiran pemerintah pusat di daerah untuk memberikan perlindungan lebih baik pada masyarakat dan kami menyerahkan bantuan selain dana adalah handsanitizer, masker dan juga rapid test antigen yang jumlahnya sekitar 2.500 unit yang bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan pada kelompok-kelompok yang ingin memberikan bantuan," katanya.
Ia berharap suapay pengungsian ini tidak terlalu banyak dikunjujgi oleh mereka yang secara fisik mempunyai risiko menulari COVID-18, karena harus melindungi bukan hanya dari aspek kebencanaan tetapi juga dari aspek kesehatan.
"Kami dari pemerintah pusat juga akan menempatkan satu unit helikopter di Lanud Adisucipto yang bisa digunakan oleh pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maupun Provinsi Jateng yang sewaktu-waktu bisa dimanfaatkan untuk melakukan peninjauan atau kegiatan lain yang berhubungan dengan kebencanaan Merapi.
Setelah berkunjung ke 4 titik pengungsian, dia menilai ada suatu kesungguhan dari semua pihak untuk menyelenggarakan sebuah sistem pengungsian dan yang memenuhi standar keselamatan, keamanan, kenyamanan dan juga faktor kesehatan sekarang, karena masih dalam keadaan pandemi.
"Kami memberikan bantuan dana siap pakai kepada empat pemerintah kabupaten (Sleman, Klaten, Boyolali, Magelang) masing-masing senilai Rp1 miliar untuk mendukung kegiatan-kegiatan pelayanan kepada pengungsi bisa berjalan dengan baik," katanya di Magelang, Jumat.
Ia menyampaikan hal tersebut usai mengunjungi tempat pengungsian warga kawasan Gunung Merapi di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat.
Dalam kunjungan tersebut Kepala BNPB didampingi, antara lain Bupati Magelang Zaenal Arifin dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin.
Doni mengatakan bantuan tersebut terutama untuk ketersediaan air bersih, sanitasi, makanan sehari-sehari termasuk khususnya kepada kelompok yang relatif rentan seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusuai, balita, dan juga kaum disabilitas.
Ia menuturkan Presiden selalu mengingatkannya ketika ada bencana maka pemerintah harus hadir.
"Inilah bukti nyata dari kehadiran pemerintah pusat di daerah untuk memberikan perlindungan lebih baik pada masyarakat dan kami menyerahkan bantuan selain dana adalah handsanitizer, masker dan juga rapid test antigen yang jumlahnya sekitar 2.500 unit yang bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan pada kelompok-kelompok yang ingin memberikan bantuan," katanya.
Ia berharap suapay pengungsian ini tidak terlalu banyak dikunjujgi oleh mereka yang secara fisik mempunyai risiko menulari COVID-18, karena harus melindungi bukan hanya dari aspek kebencanaan tetapi juga dari aspek kesehatan.
"Kami dari pemerintah pusat juga akan menempatkan satu unit helikopter di Lanud Adisucipto yang bisa digunakan oleh pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maupun Provinsi Jateng yang sewaktu-waktu bisa dimanfaatkan untuk melakukan peninjauan atau kegiatan lain yang berhubungan dengan kebencanaan Merapi.
Setelah berkunjung ke 4 titik pengungsian, dia menilai ada suatu kesungguhan dari semua pihak untuk menyelenggarakan sebuah sistem pengungsian dan yang memenuhi standar keselamatan, keamanan, kenyamanan dan juga faktor kesehatan sekarang, karena masih dalam keadaan pandemi.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Pemalang kerahkan anjing pelacak bantu pencarian korban tanah longsor
28 January 2026 16:44 WIB
Pemprov Jateng bantu biaya indekos 162 mahasiswa terdampak bencana Sumatra
15 January 2026 18:48 WIB
Personel Polres Purbalingga bantu evakuasi pendaki meninggal di Gunung Slamet
15 January 2026 18:42 WIB
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Wapres tinjau tanah gerak di Jangli Semarang, ingatkan utamakan keselamatan
15 February 2026 1:07 WIB
Pemprov Jateng kaji geologi lahan huntara korban tanah gerak di Kabupaten Tegal
10 February 2026 11:31 WIB
Gubernur pastikan korban tanah gerak di Desa Padasari Tegal dapat hunian tetap
06 February 2026 21:31 WIB
Wapres minta warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal tinggalkan rumah
06 February 2026 21:26 WIB
Wapres Gibran dan Gubernur Jateng kunjungi pengungsi korban tanah gerak di Tegal
06 February 2026 14:06 WIB