Pebalap DS Techeetah itu merebut gelar juara dari rekan satu timnya, Jean-Eric Vergne, yang memenangi balapan seri ke-9 di bekas lapangan udara Tempelhof hari itu. DC Techeetah juga berhak atas gelar tim terbaik.
Baca juga: Da Costa semakin dekat dengan gelar Formula E musim ini
"Aku tak bisa berkata-kata saat ini... Aku beberapa kali hampir menyerah, tapi berkat orang-orang di sekitarku, aku tak pernah melakukannya," kata da Costa seperti dikutip Reuters.
Da Costa, 28, telah mengikuti ajang balap mobil elektrik itu sejak musim perdananya pada 2014-15 namun belum pernah finis lebih tinggi dari peringkat enam di klasemen.
Dia bergabung dengan DC Techeetah di musim keenam setelah membela tim BMW i Andretti.
Vergne yang berada di peringkat kedua klasemen gagal mempertahankan gelarnya setelah perolehan poin da Costa tak terkejar dengan margin 76 poin di saat tersisa hanya dua seri.
Baca juga: Raih kemenangan ketiga beruntun, Da Costa makin mantap di puncak
Baca juga: Da Costa perlebar jarak di puncak ketika Formula E bergulir kembali
Baca juga: Kejuaraan balap skuter listrik siap meluncur pada 2021
Da Costa kunci gelar juara Formula E di Berlin
Senin, 10 Agustus 2020 8:29 WIB
Tangkapan layar: Pebalap DS Techeetah melakukan selebrasi setelah menjuarai seri ketujuh balap Formula E di Tempelhof, Berlin, Jerman, Kamis (6/8/2020) (Twitter.com/FIAFormulaE) (Twitter.com/FIAFormulaE)
Jakarta (ANTARA) - Pebalap Portugal Antonio Felix Da Costa mengunci gelar juara dunia Formula E dengan dua seri tersisa setelah finis runner-up di seri keempat dari enam seri pamungkas yang digelar di Berlin, Jerman, Minggu.
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Atlet menembak asal Banyumas borong tujuh medali di Panglima Kopassus Cup 2026
02 February 2026 13:44 WIB
Kesatria Bengawan Solo menyerah 70-83 dari Tangerang Hawks Basketball Club
02 February 2026 8:43 WIB
Berikut daftar unggulan Australian Open 2026, Alcaraz dan Sabalenka memimpin
15 January 2026 9:22 WIB