Masyarakat Solo ajak warga tidak golput pada Pilkada 2020
Rabu, 5 Agustus 2020 17:44 WIB
Sejumlah warga yang tergabuing Masyarakat Pendukung Demokrasi saat melakukan aksi damai mendukung Pilkada Surakarta damai di Bundaran Gladag Jalan Slamet Riyadi Solo, Rabu (5-8-2020). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto
Solo (ANTARA) - Sejumlah orang yang tergabung dalam Masyarakat Pendukung Demokrasi melakukan aksi damai di bundaran Gladag Solo, Rabu, mendukung Pemilihan Wali Kota/Wakil Wali Kota Surakarta 2020 berjalan jujur adil, bebas, rahasia, dan tidak ada golput.
Pada aksi damai tersebut, selain melakukan orasi, juga menggelar sejumlah spanduk, antara lain bertulisan, "Pilkada Kota Surakarta Tanpa Golput", "Sukseskan Pilkada 2020 Kota Surakarta Tanpa Golput", "Wujudkan Pilkada Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia (Luber)", dan "Wujudkan Pilkada Damai".
Mereka mengenakan kostum tokoh pewayangan punakawan yang menggambarkan kerukunan juga membawa sebuah peti jenazah dengan tulisan "Golput Sama Dengan Antidemokrasi".
Baca juga: Pilkada Solo, Purnomo siap bantu Gibran jika dibutuhkan
Bambang Saptono selaku koordinator aksi damai dalam orasinya mengatakan bahwa pihaknya memberikan contoh kepada masyarakat Indonesia bahwa Pilkada Serentak 2020 harus demokratis.
"Artinya, pilkada harus berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil," kata Bambang Saptono.
Bambang mengingatkan kepada semua pihak untuk menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada di tengah pandemi COVID-19.
"Kami memohon masyarakat untuk menghindari politik uang, kecurangan. Kamu juga memohon agar tidak golput dalam pilkada, 9 Desember mendatang," kata Bambang.
Pihaknya juga mendukung aparat keamanan demi terciptanya iklim kondusif di Kota Surakarta menjelang, selama, dan pasca-Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta 2020.
Baca juga: Gibran serahkan sapi kurban kepada PDIP Surakarta
Bambang menegaskan bahwa pihaknya juga menolak budaya politik uang, ujaran kebencian, dan penyebaran berita pilkada tahun ini.
Ia megimbau semua warga Kota Surakarta untuk menggunakan hak pilihnya dengan bertanggung jawab.
Pada aksi damai tersebut, selain melakukan orasi, juga menggelar sejumlah spanduk, antara lain bertulisan, "Pilkada Kota Surakarta Tanpa Golput", "Sukseskan Pilkada 2020 Kota Surakarta Tanpa Golput", "Wujudkan Pilkada Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia (Luber)", dan "Wujudkan Pilkada Damai".
Mereka mengenakan kostum tokoh pewayangan punakawan yang menggambarkan kerukunan juga membawa sebuah peti jenazah dengan tulisan "Golput Sama Dengan Antidemokrasi".
Baca juga: Pilkada Solo, Purnomo siap bantu Gibran jika dibutuhkan
Bambang Saptono selaku koordinator aksi damai dalam orasinya mengatakan bahwa pihaknya memberikan contoh kepada masyarakat Indonesia bahwa Pilkada Serentak 2020 harus demokratis.
"Artinya, pilkada harus berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil," kata Bambang Saptono.
Bambang mengingatkan kepada semua pihak untuk menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada di tengah pandemi COVID-19.
"Kami memohon masyarakat untuk menghindari politik uang, kecurangan. Kamu juga memohon agar tidak golput dalam pilkada, 9 Desember mendatang," kata Bambang.
Pihaknya juga mendukung aparat keamanan demi terciptanya iklim kondusif di Kota Surakarta menjelang, selama, dan pasca-Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta 2020.
Baca juga: Gibran serahkan sapi kurban kepada PDIP Surakarta
Bambang menegaskan bahwa pihaknya juga menolak budaya politik uang, ujaran kebencian, dan penyebaran berita pilkada tahun ini.
Ia megimbau semua warga Kota Surakarta untuk menggunakan hak pilihnya dengan bertanggung jawab.
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Kliwon
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kesatria Bengawan Solo menyerah 70-83 dari Tangerang Hawks Basketball Club
02 February 2026 8:43 WIB
Wali Kota Surakarta sebut pentingnya adaptasi di tengah perkembangan zaman
31 January 2026 22:02 WIB
Pondok Shabran UMS siapkan kader ulama berwawasan internasional melalui Shabran English Course
29 January 2026 16:14 WIB
Dari pendidikan politik hingga restorative justice, gagasan Doktor UMS perkuat demokrasi Indonesia
28 January 2026 17:37 WIB
UMS tembus peringkat dunia bidang pendidikan jadi bukti mutu bertaraf global
28 January 2026 12:55 WIB
FSRD ISI Solo kunjungi Museum Manusia Purba Sangiran buka peluang kolaborasi
27 January 2026 14:26 WIB
UMS dipercaya PP Muhammadiyah kembangkan infrastruktur geospasial persyarikatan
27 January 2026 12:52 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Jokowi bocorkan topik pembicaraan dengan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu
30 January 2026 14:56 WIB
Wagub Jateng: Pimpinan daerah terapkan pakta integritas pelayanan masyarakat
21 January 2026 19:10 WIB