Polisi dan sopir ambulans yang bertikai akhirnya berdamai
Minggu, 3 November 2019 12:54 WIB
Personel unit lantas Brigadir UM Pasaribu (kanan) dan sopir ambulans Zulfan (tengah) berjabat tangan tanda berdamai setelah sebelumnya sempat ricuh antarkeduanya ANTARA/HO
Medan (ANTARA) - Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, Sumatera Utara AKP S Siagian menegaskan sudah terjadi perdamaian antara personel unit lantas Brigadir UM Pasaribu dengan sopir ambulans Rumah Sakit Pamela, Zulfan, Sabtu siang.
"Jadi, tidak ada masalah lagi setelah sebelumnya ada salah pengertian atau komunikasi," ujarnya saat dikonfirmasi mengenai kasus bertengkarnya aparat kepolisian dan sopir ambulans di Tebingtinggi.
Dia menjelaskan pertengkaran terjadi pada Sabtu sekitar pukul 12.00 WIB.
Ketika itu, katanya, personel unit lantas Brigadir UM Pasaribu sedang mengatur lalu lintas di persimpangan Jalan KF Tandean, Tebingtinggi.
Saat itu, lalu lintas padat karena anak sekolah sedang pulang sekolah.
Pada saat arus lalu lintas padat itu, mobil ambulans dengan pengemudi Zulfan meminta jalan dengan menghidupkan sirene.
Petugas UM Pasaribu meminta sopir untuk bersabar, namun Zulfan tetap ingin melaju dengan alasan membawa pasien.
Keduanya akhirnya bertengkar dan bahkan sempat adu fisik seperti yang terekam dalam video yang beredar.
"kedua belah pihak telah dimintai keterangannya terkait peristiwa tersebut dan kini juga sudah berdamai melalui jalur musyawarah di Polres Tebingtinggi," ujarnya.
Baca juga: Anies: Ada ambulans Pemprov DKI diamankan Polda Metro Jaya
Baca juga: Ambulans tabrak truk tewaskan 5 orang di Tol Pemalang, begini kronologinya
"Jadi, tidak ada masalah lagi setelah sebelumnya ada salah pengertian atau komunikasi," ujarnya saat dikonfirmasi mengenai kasus bertengkarnya aparat kepolisian dan sopir ambulans di Tebingtinggi.
Dia menjelaskan pertengkaran terjadi pada Sabtu sekitar pukul 12.00 WIB.
Ketika itu, katanya, personel unit lantas Brigadir UM Pasaribu sedang mengatur lalu lintas di persimpangan Jalan KF Tandean, Tebingtinggi.
Saat itu, lalu lintas padat karena anak sekolah sedang pulang sekolah.
Pada saat arus lalu lintas padat itu, mobil ambulans dengan pengemudi Zulfan meminta jalan dengan menghidupkan sirene.
Petugas UM Pasaribu meminta sopir untuk bersabar, namun Zulfan tetap ingin melaju dengan alasan membawa pasien.
Keduanya akhirnya bertengkar dan bahkan sempat adu fisik seperti yang terekam dalam video yang beredar.
"kedua belah pihak telah dimintai keterangannya terkait peristiwa tersebut dan kini juga sudah berdamai melalui jalur musyawarah di Polres Tebingtinggi," ujarnya.
Baca juga: Anies: Ada ambulans Pemprov DKI diamankan Polda Metro Jaya
Baca juga: Ambulans tabrak truk tewaskan 5 orang di Tol Pemalang, begini kronologinya
Pewarta : Evalisa Siregar
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Jateng segera siapkan huntara warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal
04 February 2026 20:39 WIB
KPK baru menduga sebagian dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati terkait kasus Sudewo
04 February 2026 11:26 WIB
KPK duga ada lebih dari satu pengepul uang pemerasan pada tiap kecamatan di Pati
04 February 2026 10:23 WIB
KPK imbau pengepul kembalikan uang ke lembaga antirasuah, bukan ke calon perangkat desa Pati
04 February 2026 8:57 WIB
Polisi optimalkan penindakan menggunakan sistem ETLE dalam Operasi Keselamatan Candi
02 February 2026 16:49 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Pemprov Jateng segera siapkan huntara warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal
04 February 2026 20:39 WIB
KPK baru menduga sebagian dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati terkait kasus Sudewo
04 February 2026 11:26 WIB
KPK duga ada lebih dari satu pengepul uang pemerasan pada tiap kecamatan di Pati
04 February 2026 10:23 WIB
KPK imbau pengepul kembalikan uang ke lembaga antirasuah, bukan ke calon perangkat desa Pati
04 February 2026 8:57 WIB
Polisi optimalkan penindakan menggunakan sistem ETLE dalam Operasi Keselamatan Candi
02 February 2026 16:49 WIB