Mahasiswanya demo, ini wanti-wanti dua rektor
Selasa, 24 September 2019 16:55 WIB
Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Muhammad Anis. (ANTARA/Feru Lantara)
Depok (ANTARA) - Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Muhammad Anis mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada para mahasiswanya yang berunjuk rasa di Gedung DPR RI agar berhati-hati dan waspada terhadap aksi-aksi yang bisa memprovokasi.
"Kepada seluruh anak didik untuk berupaya mengedepankan dialog serta diskusi dalam membangun kebersamaan sesama anak bangsa, demi persatuan dalam membangun Indonesia," kata Rektor UI, Prof. M. Anis dalam surat edaran yang dikeluarkan di UI Depok, Selasa.
Melalui Surat Edaran Nomor: peng-474/UN2.R2.4/HMI.04.Informatika/2019 ini, Rektor UI itu mengimbau dan meminta kepada seluruh sivitas akademika untuk senantiasa tidak mudah terprovokasi.
"Kami juga meminta agar mahasiswa selalu menjaga ketertiban sosial, selalu mematuhi imbauan dan arahan dari petugas penegak hukum, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan aturan yang berlaku," kata Anis.
Baca juga: Ribuan mahasiswa jebol gerbang DPRD Jateng
Hal yang sama juga dilakukan Rektor Universitas Pancasila (UP) Prof. Wahono Sumaryono yang mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 0320/Plh.R/UP/IX/2019, dan
memberi pesan kepada mahasiswanya yang ikut berunjuk rasa di DPR RI agar menyampaikan aspirasi dengan mempertimbangkan ketentuan hukum yang berlaku.
"Pimpinan UP menyampaikan kepada seluruh sivitas akademika untuk tidak mengabaikan hak dan kewajiban dalam perkuliahan," kata Wahono.
Rektor UP juga mengingatkan dalam menyampaikan aspirasi sebaiknya didahului kajian materi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
"Partisipasi terhadap aksi merupakan pilihan pribadi dan menjadi tanggung jawab pribadi," ujarnya.
Baca juga: Mahasiswa jebol penghalang di depan Gedung DPR, kibarkan bendera GMNI
Ribuan mahasiswa Universitas Pancasila (UP) melakukan aksi unjuk rasa ke DPR RI dengan menggunakan 15 bus Koantas Bima dan satu bus Mayasari Bakti.
Mereka menggunakan jaket almamater berwarna biru. Ribuan mahasiswa itu berasal dari berbagai fakultas, antara lain, Fakultas Teknik, Farmasi, Psikologi, dan Fakultas Ekonomi.
Baca juga: Mahasiswa berusaha jebol pintu gerbang DPR
"Kepada seluruh anak didik untuk berupaya mengedepankan dialog serta diskusi dalam membangun kebersamaan sesama anak bangsa, demi persatuan dalam membangun Indonesia," kata Rektor UI, Prof. M. Anis dalam surat edaran yang dikeluarkan di UI Depok, Selasa.
Melalui Surat Edaran Nomor: peng-474/UN2.R2.4/HMI.04.Informatika/2019 ini, Rektor UI itu mengimbau dan meminta kepada seluruh sivitas akademika untuk senantiasa tidak mudah terprovokasi.
"Kami juga meminta agar mahasiswa selalu menjaga ketertiban sosial, selalu mematuhi imbauan dan arahan dari petugas penegak hukum, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan aturan yang berlaku," kata Anis.
Baca juga: Ribuan mahasiswa jebol gerbang DPRD Jateng
Hal yang sama juga dilakukan Rektor Universitas Pancasila (UP) Prof. Wahono Sumaryono yang mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 0320/Plh.R/UP/IX/2019, dan
memberi pesan kepada mahasiswanya yang ikut berunjuk rasa di DPR RI agar menyampaikan aspirasi dengan mempertimbangkan ketentuan hukum yang berlaku.
"Pimpinan UP menyampaikan kepada seluruh sivitas akademika untuk tidak mengabaikan hak dan kewajiban dalam perkuliahan," kata Wahono.
Rektor UP juga mengingatkan dalam menyampaikan aspirasi sebaiknya didahului kajian materi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
"Partisipasi terhadap aksi merupakan pilihan pribadi dan menjadi tanggung jawab pribadi," ujarnya.
Baca juga: Mahasiswa jebol penghalang di depan Gedung DPR, kibarkan bendera GMNI
Ribuan mahasiswa Universitas Pancasila (UP) melakukan aksi unjuk rasa ke DPR RI dengan menggunakan 15 bus Koantas Bima dan satu bus Mayasari Bakti.
Mereka menggunakan jaket almamater berwarna biru. Ribuan mahasiswa itu berasal dari berbagai fakultas, antara lain, Fakultas Teknik, Farmasi, Psikologi, dan Fakultas Ekonomi.
Baca juga: Mahasiswa berusaha jebol pintu gerbang DPR
Pewarta : Feru Lantara
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dari pendidikan politik hingga restorative justice, gagasan Doktor UMS perkuat demokrasi Indonesia
28 January 2026 17:37 WIB
Kemenhaj akan "sulap" lobi hotel jamaah haji jadi gerai kuliner khas Indonesia
27 January 2026 13:54 WIB
Berikut jadwal India Open 2026: Tiga wakil Indonesia berjuang ke perempat final
15 January 2026 8:34 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Mahasiswa dan Dosen Vokasi Undip perkuat kompetensi otomasi industri melalui pelatihan bersama
28 January 2026 18:03 WIB
Dari pendidikan politik hingga restorative justice, gagasan Doktor UMS perkuat demokrasi Indonesia
28 January 2026 17:37 WIB
FSRD ISI Solo kunjungi Museum Manusia Purba Sangiran buka peluang kolaborasi
27 January 2026 14:26 WIB
Mahasiswa KKN-Dik UMS sukses dukung milad ke-25 SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro
27 January 2026 13:00 WIB
Mahasiswa TRKP SV Undip jalani magang industri di PT KTU Shipyard Tanjung Riau Batam
26 January 2026 16:16 WIB
Humas UMS dampingi SD Muhammadiyah Palur kelola konten digital perkuat branding sekolah
25 January 2026 18:29 WIB
UMS kembangkan Lab School dan lakukan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida
23 January 2026 20:14 WIB