Mahasiswa Undip demo ke DPR, Rektor: Kalau ada apa-apa tanggung sendiri
Selasa, 24 September 2019 12:36 WIB
Rektor Undip Yos Johan Utama. ANTARA/I.C.Senjaya)
Semarang (ANTARA) - Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Yos Johan Utama menegaskan demonstrasi menuntut pembatalan UU KPK dan penolakan terhadap sejumlah RUU yang diikuti mahasiswa perguruan tinggi tersebut tidak merepresentasikan kampus Undip.
"Soal demo, itu urusan pribadi, tanggung jawab masing-masing," kata Yos Johan di Semarang, Selasa.
Sejumlah mahasiswa Undip, Senin (23/9) malam bertolak ke DPR RI di Jakarta untuk bergabung dengan mahasiswa lain untuk berunjuk rasa, Selasa. Sekitar 150 mahasiswa menyewa bus dengan beriuran Rp100 ribu/orang.
Ia menolak jika aksi yang dilakukan mahasiswa Undip tersebut dikaitkan dengan kampus.
Baca juga: Aliansi Mahasiswa Banyumas tolak revisi UU KPK dan RUU KUHP
"Kalau ada apa-apa tanggung jawab sendiri," tambahnya.
Ia menjelaskan sikap yang harusnya diambil berkaitan dengan menyikapi suatu hal sebagai civitas akademika Undip harus berdasarkan keilmuan.
"Paham dulu baru komentar. Menerima harus berdasarkan keilmuan," katanya.
Diberitakan, massa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Semarang, Selasa.
Mahasiswa mendesak UU KPK yang telah direvisi dibatalkan serta menolak pengesahan sejumlah rancangan UU yang tidak berpihak kepada masyarakat.
Baca juga: DPRD Banyumas mendukung perjuangan mahasiswa tolak RUU KUHP
Baca juga: Mahasiswa Bandung Raya tolak RUU KPK dan KUHP
Baca juga: Kelompok mahasiswa ini demo dukung DPR revisi UU KPK
"Soal demo, itu urusan pribadi, tanggung jawab masing-masing," kata Yos Johan di Semarang, Selasa.
Sejumlah mahasiswa Undip, Senin (23/9) malam bertolak ke DPR RI di Jakarta untuk bergabung dengan mahasiswa lain untuk berunjuk rasa, Selasa. Sekitar 150 mahasiswa menyewa bus dengan beriuran Rp100 ribu/orang.
Ia menolak jika aksi yang dilakukan mahasiswa Undip tersebut dikaitkan dengan kampus.
Baca juga: Aliansi Mahasiswa Banyumas tolak revisi UU KPK dan RUU KUHP
"Kalau ada apa-apa tanggung jawab sendiri," tambahnya.
Ia menjelaskan sikap yang harusnya diambil berkaitan dengan menyikapi suatu hal sebagai civitas akademika Undip harus berdasarkan keilmuan.
"Paham dulu baru komentar. Menerima harus berdasarkan keilmuan," katanya.
Diberitakan, massa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Semarang, Selasa.
Mahasiswa mendesak UU KPK yang telah direvisi dibatalkan serta menolak pengesahan sejumlah rancangan UU yang tidak berpihak kepada masyarakat.
Baca juga: DPRD Banyumas mendukung perjuangan mahasiswa tolak RUU KUHP
Baca juga: Mahasiswa Bandung Raya tolak RUU KPK dan KUHP
Baca juga: Kelompok mahasiswa ini demo dukung DPR revisi UU KPK
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa dan Dosen Vokasi Undip perkuat kompetensi otomasi industri melalui pelatihan bersama
28 January 2026 18:03 WIB
Mahasiswa TRKP SV Undip jalani magang industri di PT KTU Shipyard Tanjung Riau Batam
26 January 2026 16:16 WIB
TP Posyandu Jateng gandeng Psikologi Undip perkuat layanan kesehatan mental
23 January 2026 20:08 WIB
Sekolah Vokasi Undip dan PT NDS gelar pelatihan pembuatan perahu fiber untuk warga pesisir
15 January 2026 17:09 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Jokowi bocorkan topik pembicaraan dengan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu
30 January 2026 14:56 WIB
Wagub Jateng: Pimpinan daerah terapkan pakta integritas pelayanan masyarakat
21 January 2026 19:10 WIB