ISI Surakarta sediakan 1.000 kursi mahasiswa baru
Jumat, 14 Juni 2019 19:01 WIB
Wakil Rektor I ISI Surakarta I Nyoman Sukerna saat memberikan keterangan kepada wartawan (Foto: Aris Wasita)
Solo (ANTARA) - Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Jawa Tengah, menyediakan 2019/
Ia mengatakan dari 13 program studi yang dimiliki ISI Surakarta, untuk program studi favorit, yaitu seni tari dan karawitan yang berada di bawah Fakultas Seni Pertunjukan. Bahkan, dikatakannya, untuk seni pertunjukan ini daya tampung dengan jumlah pendaftar perbandingannya 1:2.
"Untuk tahun lalu, dari daya tampung 1.000" >
Meski demikian, dikatakannya, ada beberapa program studi yang jumlah peminatnya rendah, bahkan lebih rendah dibandingkan daya tampungnya.
"Seperti seni pedalangan, jumlah pendaftarnya 38 orang sedangkan daya tampungnya sampai 50," katanya.
Selain itu, juga program studi keris dari daya tampung 25 kursi untuk peminatnya 8 orang. Menurut dia, dipertahankannya program studi tersebut meski jumlah peminat rendah karena merupakan mandat dari Unesco.
"Bahkan program studi keris di ISI Surakarta ini merupakan satu-satunya pendidikan formal tentang keris di dunia," katanya.
Melihat perbandingan antara jumlah pendaftar dengan daya tampung tersebut, dikatakannya, bagi lulusan Sekolah Menengah Atas yang memiliki minat di bidang pelestarian budaya, program studi ini bisa menjadi salah satu pilihan.
"Peluang untuk diterima sangat besar," katanya.
Ia mengatakan dari 13 program studi yang dimiliki ISI Surakarta, untuk program studi favorit, yaitu seni tari dan karawitan yang berada di bawah Fakultas Seni Pertunjukan. Bahkan, dikatakannya, untuk seni pertunjukan ini daya tampung dengan jumlah pendaftar perbandingannya 1:2.
"Untuk tahun lalu, dari daya tampung 1.000" >
Meski demikian, dikatakannya, ada beberapa program studi yang jumlah peminatnya rendah, bahkan lebih rendah dibandingkan daya tampungnya.
"Seperti seni pedalangan, jumlah pendaftarnya 38 orang sedangkan daya tampungnya sampai 50," katanya.
Selain itu, juga program studi keris dari daya tampung 25 kursi untuk peminatnya 8 orang. Menurut dia, dipertahankannya program studi tersebut meski jumlah peminat rendah karena merupakan mandat dari Unesco.
"Bahkan program studi keris di ISI Surakarta ini merupakan satu-satunya pendidikan formal tentang keris di dunia," katanya.
Melihat perbandingan antara jumlah pendaftar dengan daya tampung tersebut, dikatakannya, bagi lulusan Sekolah Menengah Atas yang memiliki minat di bidang pelestarian budaya, program studi ini bisa menjadi salah satu pilihan.
"Peluang untuk diterima sangat besar," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Immanuel Citra Senjaya
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
BPJS Kesehatan Surakarta jalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Karanganyar
27 January 2026 18:31 WIB
Pemkot Surakarta kembali buka proses seleksi calon pimpinan BLUD Kawasan Wisata Balekambang
08 January 2026 16:54 WIB
Undip-Poltekkes Surakarta-Thailand kembangkan telapak kaki palsu Indonesia
30 December 2025 21:42 WIB
Kolaborasi Dikdasmen dan FAI UMS, guru ISMUBA Surakarta didorong melek teknologi
27 December 2025 16:32 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Mahasiswa dan Dosen Vokasi Undip perkuat kompetensi otomasi industri melalui pelatihan bersama
28 January 2026 18:03 WIB
Dari pendidikan politik hingga restorative justice, gagasan Doktor UMS perkuat demokrasi Indonesia
28 January 2026 17:37 WIB
FSRD ISI Solo kunjungi Museum Manusia Purba Sangiran buka peluang kolaborasi
27 January 2026 14:26 WIB