Solo (ANTARA) - Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Jawa Tengah, menyediakan 2019/
Ia mengatakan dari 13 program studi yang dimiliki ISI Surakarta, untuk program studi favorit, yaitu seni tari dan karawitan yang berada di bawah Fakultas Seni Pertunjukan. Bahkan, dikatakannya, untuk seni pertunjukan ini daya tampung dengan jumlah pendaftar perbandingannya 1:2.

"Untuk tahun lalu, dari daya tampung 1.000" >
Meski demikian, dikatakannya, ada beberapa program studi yang jumlah peminatnya rendah, bahkan lebih rendah dibandingkan daya tampungnya.

"Seperti seni pedalangan, jumlah pendaftarnya 38 orang sedangkan daya tampungnya sampai 50," katanya.

Selain itu, juga program studi keris dari daya tampung 25 kursi untuk peminatnya 8 orang. Menurut dia, dipertahankannya program studi tersebut meski jumlah peminat rendah karena merupakan mandat dari Unesco.

"Bahkan program studi keris di ISI Surakarta ini merupakan satu-satunya pendidikan formal tentang keris di dunia," katanya.

Melihat perbandingan antara jumlah pendaftar dengan daya tampung tersebut, dikatakannya, bagi lulusan Sekolah Menengah Atas yang memiliki minat di bidang pelestarian budaya, program studi ini bisa menjadi salah satu pilihan.

"Peluang untuk diterima sangat besar," katanya.