Jateng berhasil kelola Kampung KB
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Wagino (kanan) di sela acara Rapat Kerja yang mengangkat tema Meningkatkan sinergitas implementasi program kerja pusat dan daerah dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas serta mengintegrasikan program kerja KKBPK di Kampung KB dalam penanganan stunting dan penurunan kemiskinan di Semarang, Selasa. (Foto: Nur Istibsaroh)
Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Wagino di sela acara Rapat Kerja yang mengangkat tema Meningkatkan sinergitas implementasi program kerja pusat dan daerah dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas serta mengintegrasikan program kerja KKBPK di Kampung KB dalam penanganan stunting dan penurunan kemiskinan di Semarang, Selasa.
Wagino menegaskan bahwa pengelolaan Kampung KB di bawah koordinasi Tim Pokja Kampung KB yang terintegrasi dengan kegiatan-kegiatan dari dinas atau instansi terkait tetap harus terus ditingkatkan.
"Meskipun hasil evaluasi Kampung KB sudah mendapatkan skor yang menggembirakan, tetapi masih banyak permasalahan yang perlu dibenahi di antaranya belum optimalnya partisipasi lintas sektor," katanya.
Rapat kerja program KKBPK tersebut, tambah Wagino, diikuti oleh mitra kerja provinsi dan mitra kerja kabupaten/kota serta OPD KB kabupaten/kota se-Jateng yang seluruhya berjumlah 375 orang.
Dalam kesempatan tersebut, Wagino juga menyebutkan sejumlah program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang menjadi prioritas telah dilaksanakan pada tahun 2018 antara lain sinkronisasi kebijakan pemerintah dengan pemerintah daerah dalam rangka pengendalian kuantitas penduduk dan pelayanan KB berkualitas serta program pembangunan keluarga.
Kegiatan lainnya yakni pemenuhan kebutuhan alat obat dan kontrasepsi di fasilitas kesehatan (faskes); sosialisasi 1.000 hari pertama kehidupan kepada keluarga yang memiliki Baduta dalam rangka penanggulangan stunting.
"Selain itu peningkatan penggerakan dan pembinaan program KKBPK oleh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Peran Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) atau sub PPKBD serta peningkatan pembinaan program KKBPK bagi pokja Kampung KB yang terintegrasi dengan program dari dinas atau instansi terkait dan lintas sektor," demikian Wagino.
Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Arsitektur UMS gelar KKL di Labuan Bajo, mahasiswa kaji kampung adat hingga resort modern
14 February 2026 18:45 WIB
UMS luncurkan prototipe sains berbasis warga di Rusunawa Surakarta melalui Kampung Peduli TBC
14 December 2025 13:12 WIB
Gubernur Jateng ajak putra daerah pulang kampung untuk membangun daerahnya
08 December 2025 8:43 WIB
Kampung Singkong Salatiga diharapkan jadi salah satu destinasi wisata unggulan
08 November 2025 6:32 WIB
Festival Wali Setaman 2025 wujud kolaborasi UMS bangun Kampung Eduwisata di Kota Magelang
07 November 2025 18:58 WIB
Astra Daihatsu ambil bagian pada pengolahan sampah dan lingkungan di Solo Raya
20 October 2025 16:26 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Anggota Komisi VI DPR ziarah ke makam Margono Djojohadikusumo jelang Ramadhan
16 February 2026 21:14 WIB