Semarang (ANTARA) - Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Tengah terus memberikan perhatian kepada para lansia salah satunya sebagai upaya untuk mengurangi kemiskinan.

Bertepatan dengan ulang tahun ke-62 BKOW Jateng, Ketua BKOW Jateng Nawal Arafah bersama perwakilan Gerakan Organisasi Wanita (GOW) 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah berkesempatan melakukan dialog dengan para lansia di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading, Semarang, Rabu yang dihadiri sebanyak 105 lansia.

“Dialog ini memberikan gambaran supaya langkah perlindungan searah dengan kondisi di lapangan. Semoga ke depan program perlindungan kelompok rentan ini bisa terealisasi di lima wilayah prioritas, sesuai program pemerintah provinsi Jawa Tengah," kata istri Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin ini.

Nawal menegaskan bahwa lansia perlu mendapat perhatian pemerintah, karena mereka kesulitan mengakses jaminan kesehatan dan jaminan sosial.

"Beberapa lansia ditinggalkan keluarganya karena tidak memiliki biaya untuk menanggung hidup. Perlindungan terhadap lansia mutlak diperlukan demi menyejahterakan kehidupan masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, BKOW Jateng bersama Dinas Sosial memberikan bantuan sesuai kebutuhan lansia berupa kursi roda dan sejumlah dana untuk kebutuhan sehari-hari seperti pampers, makanan, dan lainnya.

Bentuk nyata perhatian kepada lansia, Nawal menambahkan, BKOW akan melakukan penyusunan profil kemiskinan di Jawa Tengah dengan tindakan nyata mendorong kebijakan perlindungan yang berpihak kepada kelompok rentan.

"BKOW pada tahun ini akan fokus di lima wilayah merah rawan kemiskinan yaitu Blora, Rembang, Demak, Grobogan, dan Sragen. BKOW juga akan mengembangkan relawan di 35 kabupaten/kota se-Jateng untuk memberikan dukungan moril dan pemberdayaan di kelompok rentan," demikian Nawal Arafah.

 

Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2024