Semarang (Antaranews Jateng) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan memimpin langsung kegiatan "Ngonthel Kebangsaan" bertajuk Satu Sepeda Berjuta Saudara yang dilaksanakan pada Minggu (23/12) dengan tujuan menjalin kerukunan dan persatuan antarumat beragama.

"Pak Gubernur akan keliling ke sejumlah tempat ibadah lintas agama di Kota Semarang dengan bersepeda dan menjemput umat beragama dari berbagai suku, agama, ras, dan golongan untuk diajak mendeklarasikan persatuan serta kesatuan," kata Ketua Panitia "Ngonthel Kebangsaan" Pandu Hardiawan saat dikonfirmasi di Semarang, Sabtu.

Kegiatan "Ngonthel Kebangsaan" akan dimulai dari kantor Gubernur Jateng menuju Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) untuk menjemput umat Islam yang ada di sana, kemudian rombongan secara bersama akan menuju ke Gereja Blenduk untuk menjemput umat Kristen, Kelenteng Sam Poo Kong untuk menjemput umat Konghuchu dan Budha, serta ke Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci untuk menjemput umat Katolik.
 
Setelah dijemput, semua umat lintas agama diajak ke kantor Gubernur Jateng dan untuk melakukan deklarasi kebangsaan bersama-sama.

Menurut dia, semua perjalanan pada "Ngonthel Kebangsaan" memiliki banyak nilai dan filosofisnya, termasuk simbol bahwa pemerintah tidak hanya mengimbau umat beragama untuk menjaga kerukunan, namun turun langsung menjemput dan mempersatukan masyarakat.

Pandu menjelaskan alasan yang pertama dijemput adalah umat muslim di MAJT dan kemudian diajak menjemput umat beragama lain, ini merupakan simbol bahwa kalangan mayoritas yang harus melayani minoritas.

"Digunakannya sepeda 'onthel' karena alat transportasi ini merupakan lambang rakyat kecil," ujarnya.

Rencananya, kegiatan "Ngonthel Kebangsaan" akan  diikuti 7.000 peserta lebih, selain menggunakan sepeda tua, dan para peserta juga akan menggunakan aneka pakaian tradisional.

Acara juga akan dimeriahkan dengan berbagai hiburan termasuk digelarnya pasar klitikan yang menjual aneka barang kuno.

Sementara itu, melalui akun Instagramnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta meramaikan kegiatan tersebut, terutama masyarakat yang hobi bersepeda.

 "Untuk yang hobi 'ngontel', saya akan tunggu anda 'ngontel' bersama saya dalam acara 'Ngontel Kebangsaan'. Mari kita jemput saudara-saudara kita yang berbeda suku, agama, ras dan golongan. Semua akan bersatu dalam ngontel bersama ini," kata Ganjar.

 Ganjar menerangkan jika kegiatan "Ngontel Kebangsaan" tidak hanya untuk komunitas sepeda tua, namun semua jenis sepeda boleh ikut dalam acara itu.

 "Kita akan bersama-sama berkumpul. Start dari halaman kantor Gubernuran, pada Minggu (23/12) pukul 06.00 WIB dan menjemput saudara-saudara kita. Satu sepeda sejuta saudara, ngontel sehat untuk bangsa Indonesia," tutup Ganjar melalui akun Instragramnya.

Pewarta : Wisnu Adhi Nugroho
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2024