Solo (Antaranews Jateng) - PT Pertamina (Persero) memperkirakan konsumsi elpiji selama bulan Ramadhan dan Lebaran di wilayah Solo Raya naik hingga 12 persen dibandingkan hari biasa.

"Khusus di Keresidenan Surakarta pada saat Ramadhan dan Lebaran kami menyiapkan elpiji hingga 6 juta tabung," kata Manajer Unit Komunikasi dan CSR PT Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan DIY Andar Titi Lestari di Solo, Jumat.

Ia berharap tingginya pasokan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Soloraya dan diharapkan pula tidak ada kelangkaan di pasaran.

Sebagai langkah antisipasi adanya kelangkaan di pasaran, pihaknya juga mempersiapkan pangkalan siaga yang buka setiap hari.

"Biasanya pangkalan siaga kan hari Minggu libur, ini tetap kami minta untuk buka. Bahkan pada Lebaran juga harus buka," katanya.

Meski pasokan tinggi, pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap mengendalikan pembelian agar tidak terjadi kelangkaan di pasaran.

"Mengkonsumsi sewajarnya dan tidak perlu stok terlalu banyak karena ketersediaannya juga tinggi," katanya.

Sebelumnya, untuk menjamin ketersediaan elpiji di wilayah Jateng dan DIY, Pertamina menambah armada "skid tank", menyiapkan 397 agen siaga dan 5.191 pangkalan siaga.

"Bahkan untuk wilayah tertentu beroperasi 24 jam serta konsumen dapat dimudahkan memesan brightgas menggunakan layanan Bright Home Service yang saat ini dapat menjangkau wilayah kota Semarang dan Kota Yogyakarta," katanya.

Pewarta : Aris Wasita
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2024